SuaraCianjur.Id- Telepon telah menjadi salah satu alat komunikasi paling umum yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, untuk beberapa orang, menggunakan telepon bisa menjadi sumber stres dan kecemasan yang signifikan.
Hal ini dikenal sebagai phone anxiety, yaitu rasa takut dan cemas yang berlebihan terhadap penggunaan telepon.
Menurut buku "The Anxiety and Phobia Workbook" yang ditulis oleh Edmund J. Bourne, "Phone anxiety dapat menyebabkan gejala fisik seperti detak jantung yang cepat, gemetar, keringat berlebihan, dan sakit kepala.
Hal ini juga dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang, termasuk tingkat kecemasan yang tinggi dan peningkatan risiko depresi."
Menurut jurnal "Telephobia and Social Anxiety: Do They Interact to Predict Depressive Symptoms?" yang diterbitkan dalam Journal of Anxiety Disorders, "Phone anxiety dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang dengan cara yang sama seperti fobia sosial. Individu dengan phone anxiety juga lebih rentan terhadap gejala depresi dan kecemasan yang lebih besar daripada individu tanpa phone anxiety."
Para ahli menganggap bahwa phone anxiety adalah kondisi yang serius dan mempengaruhi kesehatan mental seseorang.
Namun, ada beberapa cara untuk mengatasi phone anxiety, seperti terapi perilaku kognitif, latihan pernapasan, dan teknik relaksasi.
Dalam kehidupan yang semakin terhubung secara digital, penting untuk mengenali bahwa phone anxiety adalah kondisi yang nyata dan dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang.
Baca Juga: Bela Gubernur Jabar soal Pemecatan Guru SMK Telkom, Golkar: Memangnya Kang Emil Salah Apa?
Penting untuk mencari bantuan jika phone anxiety mempengaruhi kualitas hidup seseorang dan mempengaruhi hubungan sosial dan pekerjaan.
Dengan pengobatan yang tepat dan dukungan dari orang-orang terdekat, individu dengan phone anxiety dapat mengatasi kondisinya dan mencapai kesehatan mental yang lebih baik. (*)
(*/Haekal)
Sumber: Instagram Darlingrabbits, dan beberapa jurnal
Bourne, E.J. (2011). The Anxiety and Phobia Workbook. Oakland, CA: New Harbinger Publications.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Korban Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry Diancam Fisik hingga Disogok Uang
-
Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
Novel Nyai Dasima: Dilema Nyai Dasima di Antara Dua Dunia Kelam
-
S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara
-
Pengusaha Kopi Dikhianati Menantu Sendiri, Rp4,7 Miliar Raib, Diduga Mengalir ke Wanita Lain
-
Kopdes Mulai Berjalan, Pemerintah Resmi Moratorium Izin Alfamart dan Indomaret
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok