SuaraCianjur.id - Olahraga bulutangkis tanah air mengalami duka yang mendalam, Indonesia telah kehilangan salah satu talenta tunggal putra terbaiknya, Syabda Perkasa Belawa.
Syabda Perkasa Belawa meninggal pada Senin kemarin (20/2/2023) karena kecelakaan di tol trans Jawa, Pemalang, Jawa Tengah. Syabda sekeluarga ingin menuju Sragen untuk berziarah ke neneknya yang meninggal.
Dalam perjalanan tersebut, Syabda dan ibunya meninggal, sementara, ayahnya sedang dalam keadaan kritis di Rumah Sakit.
Pemain tunggal berumur 21 tahun tersebut dikenal dengan karakter yang kuat dan pantang menyerah. Selain itu, ia anak yang baik dan selalu berbakti pada ibunya.
Hal itu terbukti karena Syabda sangat memprioritaskan ibunya dibanding siapapun. Ia menyematkan foto berdua bersama ibunya di postingan Instagram Syabda.
“The one and only, happy birthday Mama,” tulis almarhum Syabda @Syabdaperkasa, dikutip pada Selasa (21/3/2023).
Lantas ucapan belasungkawa membanjiri postingan tersebut, warganet tentu sangat merasa terpukul dengan kepergian Syabda yang begitu cepat. Selain itu, momen berfoto dengan ibunya menjadi satu-satunya postingan yang disematkan Syabda.
“Sehidup semati sama ibumu” Tulis salah satu netizen.
“Ga nyangka foto berdua dan ternyata meninggal juga berdua... Husnul khotimah buat syabda dan ibundanya,” Tulis netizen yang lain.
Syabda Perkasa Belawa merupakan pahlawan Indonesia di kejuaraan Thomas Cup 2022 lalu. Ia menjadi pahlawan penentu melawan tunggal Korsel.
Saat itu skor imbang 2-2, dan Syabda membuat Indonesia kembali unggul menjadi 3-2 sekaligus membawa tim Thomas Cup Indonesia melaju ke babak perempat final. (*/thoriq)
Sumber: Instagram @Syabdaperkasa
Berita Terkait
-
Bikin Bangga! Inilah Kiprah Almarhum Syabda Perkasa dan Torehan Prestasinya di Bulutangkis
-
Gya Sadiqah Ikut Terseret Isu Alshad Ahmad, Dituding Paksa Nissa Lakukan Aborsi, Benarkah?
-
Raffi Ahmad Diisukan Selingkuh dengan Wanita Lain, Netizen: Masih Isu, Tabayyun Dulu deh!
-
Hal yang Ditunggu Penggemar BLACKPINK Akhirnya Tiba, Boy William Klarifikasi dan Minta Maaf atas Ucapannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Kota Semakin Panas: Penelitian Ini Tunjukkan Atap Putih Bisa Bantu Turunkan Suhu
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
-
Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026