SuaraCianjur.Id- Sebentar lagi kita akan memasuki bulan puasa di mana kita akan menahan diri dari makan dan minum mulai dari terbitnya matahari hingga terbenamnya. Meskipun sudah sahur, terkadang sebelum waktu berbuka tiba, kita sudah merasakan lapar.
Ustad Zaidul Akbar berpendapat bahwa hal ini mungkin terjadi karena kita tidak benar dalam memilih jenis makanan yang kita konsumsi.
Menurutnya, cara terbaik untuk menghindari lapar yang cepat datang selama puasa adalah dengan memperbanyak konsumsi protein.
Makanan yang kaya akan protein seperti telur dan daging adalah penting untuk mengisi perut dan mengurangi rasa lapar.
Sebagai contoh, telur rebus sering menjadi bagian dari pola makan Mediterania. Selain memperbanyak makanan berprotein, Ustad Zaidul Akbar juga menyarankan untuk mengurangi konsumsi karbohidrat seperti nasi dan roti.
“Jadi nanti kalau anda makan, isi dalam satu piring (harus) ada Protein, Sayur, nasi nya sedikit aman” ucapnya dalam kanal youtube nya.
Ustad Zaidul Akbar juga mengatakan bahwa hanya dengan memakan telur rebus di pagi hari, seseorang dapat menahan lapar dalam waktu yang cukup lama.
Ia menyarankan untuk menambahkan buah-buahan dan kopi jika memang ingin minum kopi atau memiliki kebiasaan minum kopi di pagi hari.
Ustad Zaidul Akbar juga mengingatkan kita untuk hanya makan nasi saat dibutuhkan atau dalam kondisi lapar, karena jika terlalu banyak mengonsumsi nasi, maka lemak dalam tubuh dapat menggumpal dan menyebabkan gangguan kesehatan di dalam tubuh. (*)
Baca Juga: Keren! Budidaya Kopi Indonesia Ikut Mejeng di Amsterdan Coffee Festival
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Sepatu Lari Nike Termurah di Sports Station, Harga Mulai Rp400 Ribuan
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
Uang Palsu Beredar di Lombok, Ini Wajah Pelaku yang Ditangkap
-
Cerita Jeda Babak Pertama Mesir yang Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional
-
Dilema Orang Tua Cari Sekolah Anak: Negeri Rumit, Swasta Tak Ada Duit
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Respons Mohamed Salah Usai Bantu Mesir Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia