SuaraCianjur.id - Meski drawing Piala Dunia U-20 2023 telah dibatalkan, FIFA telah melakukan inspeksi baru-baru ini terhadap venue di Bali, Surabaya, dan Solo. Dalam sebuah pernyataan kepada Komite Lokal Penyelenggara (LOC), FIFA mengindikasikan bahwa mereka tetap berencana untuk mengunjungi stadion untuk tujuan verifikasi akhir.
Inspeksi ini dilakukan oleh 18 perwakilan FIFA, dan total jumlah peserta mencakup lebih dari 40 individu dari PSSI dan INAFOC. Inspeksi dilakukan sebagai bagian dari upaya FIFA untuk memastikan bahwa stadion yang diusulkan memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk menjadi tuan rumah turnamen bergengsi ini.
Perwakilan FIFA, Christian Schmolzer menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan verifikasi stadion, meskipun FIFA telah membatalkan drawing yang rencananya akan diadakan pada 31 Maret 2023.
"Kami ke Bali meskipun drawing Piala Dunia U-20 telah dibatalkan. Kami datang ke sini untuk melanjutkan dan menyelesaikan inspeksi stadion," ujar Christian, dikutip dari laman resmi PSSI, Selasa (28/3/2023).
Saat ditanya lebih mendalam terkait dengan potensi pembatalan Piala Dunia U20 di Indonesia, Christian mengatakan bahwa dirinya hanya berkerja melaksanakan tugasnya saja.
"Perlu ditegaskan, kami tidak memiliki info tambahan terkait penyelenggaraan turnamen. Kami datang ke sini bukan kunjungan resmi dari FIFA, tetapi kunjungan kerja untuk melakukan peninjauan stadion yang akan dipakai buat pertandingan," ungkapnya.
Dengan dilanjutkannya inspeksi ke stadion yang akan digunakan pada Piala Dunia U20, hal ini semakin membuat bingung publik. Pasalnya, sebelumnya diisukan bahwa FIFA telah menujuk Peru sebagai tuan rumah pengganti.
Meski demikian, hal ini menjadi secercah asa bahwa Indonesia tetap akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. (*)
Baca Juga: Jerman vs Belgia, Hansi Flick Janjikan Permainan Menghibur
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik