SuaraCianjur.Id- Pemilik PT Naila Syafaah Wisata Mandiri, Mahfudz Abdullah alias Abi (52). Pemilik dari Biro Umrah yang melantarkan ratusan jamaah, ternyata seorang residivis.
Travel Umrah miliknya kini tengah didalami oleh kepolisian karena terbongkar menipu ratusan jamaah hingga mereka terlantar dan tidak bisa pulang.
"Tersangka MA itu residivis juga, di kasus yang sama,” kata Kepala Subdirektorat Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Joko Dwi Harsono kepada wartawan, Selasa (28/3/2023).
Dirinya menambahkan, Abi pernah diamankan dalam kasus yang seperti sekarang di tahun 2016 lalu. Di kasus yang dulu, Mahfudz menjabat sebagai pimpinan di PT Garuda Angkasa Mandiai (GAM).
Ia menawarkan paket umrah dengan harga miring pada korban mulai dari 13 juta hingga 19 juta. Di tahun 2016, banyak calon jamaah umrah yang gagal berangkat dan sudah menyetorkan uangnya ke perusahaan tersebut.
“Kasus sebelumya itu banyak jemaah yang gagal berangkat, akhirnya mereka lapor ke polisi,” ujar Joko.
Sebelumnya diberitakan, polisi membongkar lagi penipuan umrah. Kali ini jumlah korbannya mencapai ratusan orang.
Terbongkarnya penipuan ini setelah Satuan Tugas (Satgas) anti mafia umrah Polda Metro Jaya menerima laporan dari Kementerian Agama soal adanya jamaah yang tidak bisa pulang ke Tanah Air.
"Jadi korban ini mengadu ke Konjen di Arab Saudi, aduan itu kemudian disampaikan ke Kemenag dan akhirnya sampai ke kita," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi. (*)
Baca Juga: Jelang Lawan Madura United, Bernardo Tavares Terus Pantau Kondisi Pemain PSM Makassar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
7 Museum di Palembang yang Kini Wajib Dikunjungi untuk Belajar Sejarah Sriwijaya
-
Debut Menegangkan di Piala Thomas 2026, Sabar/Reza Bawa Indonesia Samakan Thailand 1-1
-
Bergema Sampai Selamanya: Apresiasi Momen Kecil Bersama Kekasih
-
Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI
-
Aturan Ketat di Akad Nikah El Rumi dan Syifa Hadju, Tamu Dilarang Merekam Momen
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Demi Jadi PMI Ilegal di Malaysia, Puluhan Orang Rela Bayar hingga Rp16 Juta
-
Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was
-
Rincian Update Crimson Desert: Ada 3 Mode Baru dan Peningkatan Gameplay
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli