SUARA CIANJUR – Buntut perseteruan antara Ahmad Dhani dan Once Mekel perihal hak cipta dalam lagu Dewa 19 menemui ujung.
Ahmad Dhani secara resmi telah melarang Once menyanyikan lagu Dewa 19, begitu juga penyanyi lain yang tanpa izin membawakan lagu ciptaannya tersebut.
Hal itu diungkapkan ketika Ahmad Dhani mengadakan diskusi publik dengan tim dan para pakar hukum, Kamis (6/4) kemarin.
Tim Ahmad Dhani telah bersepakat dengan Pemerintah dan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) terkait hak cipta.
“Polemik dengan Once sudah clear, karena kalau Once masih menyanyikan lagu Dewa 19, itu mengganggu ke ranah usaha saya. Usaha saya dan Andra dalam mencari nafkah di Dewa 19," begitu kata Dhani.
Kemudian hasil dari diskusi dan pertemuan tersebut menghasilkan sebuah gebrakan baru. Sekaligus juga kabar gembira, untuk para seniman dan musisi.
Bukan hanya untuk Dewa 19 saja, pemerintah dan hukum melalui LMKN akan menindak tegas, bagi siapa saja yang menggunakan karya orang lain tanpa izin dan tidak membayar royalty.
“Bahwa siapapun pengguna hak cipta yang dia menggunakan ciptaan orang lain maka wajib mendapatkan lisensi ataupun izin dan membayar royalty. Itu garis besar dari semua,” ujar tim Ahmad Dhani dalam Youtube Berita Ahmad Dhani, dikutip Sabtu (8/4/2023).
Ahmad Dhani juga bilang kalau LMKN, sudah mewadahi dalam hal perizinan lisensi serta teknis besaran royalty yang dibayarkan jika ingin menggunakan karya-karya dari seniman.
“Mulai hari ini semua harus masuk ke www.lmknlisensi.id. Mulai hari ini sudah difasilitasi oleh LMKN dan segala sesuatunya online ya,” terangnya.
Tim Ahmad Dhani berujar jika pihaknya melakukan hal ini semata-mata hanya untuk memberikan perlindungan pada seluruh pencipta karya. Bagi yang melanggar, maka penindakan akan sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Pemerintah melalui hukum dan Hamda sepakat dengan Kementerian dan LMKN. Maka akan diproses secara hukum siapapun itu, karena dapat diproses secara hukum, ini jadi warning buat teman-teman,” ujar tim Ahmad Dhani. (*/Masnurdiansyah )
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
Anak Korban Pembunuhan di Gelam Serang Murka: Ibu Saya Tak Minta Uang, Justru Dia yang Matre
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo
-
Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay