SUARA CIANJUR – Kebijakan rekayasa arus lalulintas one way atau satu arah akan diterapakan dengan menyesuaikan situasi dan kondisi yang terjadi saat arus mudik berlangsung.
Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat yang menyampaikan hal itu, meski sudah ada surat keputusan bersama (SKB) terkait jadwal pengaturan one way di ruas Tol Trans Jawa.
Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Wibowo, sistem one way akan diterapkan bila terjadi kepadatan kendaraan.
"Saya akan melihat visual yang ada saat itu kalau ternyata di jam yang telah ditentukan situasinya landai, saya tidak perlu dilakukan one way untuk apa kan mubazir," terang Kombes Pol. Wibowo, Jumat (14/4/2023).
Kombes Wibowo menyampaikan, skema one way itu mengorbankan arus dari arah yang berlawanan. Jadi one way diterapkan bila terjadi kepadatan kendaraan mudik. Hal ini juga akan berlaku pada saat arus balik nanti.
Rekayasa one way akan diterapkan di Tol Cikampek-Palimanan yakni mulai dari KM 70 sampai KM 236.
Selain itu, arus one way bisa diterapkan saat volume kendaraan pemudik yang bergerak dari arah Jakarta telah mencapai 7.000 kendaraan yang melintas dalma hitungan per jam.
Wibowo juga turut memastikan, alau sebelum one way diterapkan, akan lebih dulu mengosongkan jalur yang ada di arah berlawan.
Bukan itu saja, sosialisasi kepada masuatakat pengguna jalan akan dilakukan secara gencar ketika memasuki waktu pemberlakukan one way.
Baca Juga: Bentuk Stage Grand Final PMSL SEA Spring 2023 Tidak Berubah?
"Jadi jangan sampai nanti menimbulkan crash yang pasti akan saya informasikan, pada jam menjelang pelaksanaan one way. Pasti saya sampaikan supaya bisa mengambil jalur lainnya, atau bertahan dulu di suatu titik," kata Wibowo menerangkan. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan
-
Kasus Korupsi Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
WFH Demi Hemat BBM, Gubernur Herman Deru Siapkan Langkah Ini di Sumsel
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah
-
WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran
-
Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!
-
Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek
-
Bu, Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini: Saat Rindu Tak Lagi Punya Alamat
-
Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi