SUARA CIANJUR – Striker PSM Makassar, Ramadhan Sananta menjadi salah satu pemain muda yang menonjol musim ini. Meski baru berusia 20 tahun, dirinya berhasil menampilkan penampilan yang ciamik, sehingga membantu timnya meraih gelar juara BRI Liga 1 musim 2022/2023.
Adapun secara statistik, musim ini Ramadhan Sananta sudah tampil dalam 24 pertandingan dan berkontribusi dengan 11 gol dan dua assistnya.
Dalam salah satu kesempatan, pemain timnas Indonesia U22 ini membeberkan perbedaan atmosfir saat antara saat dirinya di timnas Indonesia, dengan PSM Makassar.
Pria yang akrab disapa Santa tersebut menuturkan bahwa di timnas, dirinya dilatih secara disiplin dan keras.
“Oh ya kalau misalnya Timnas ya dalam segi latihannya memang keras sih kalau apalagi kucing menekankan pemainnya ia harus keras harus ya disiplin tentunya pola hidup mulai hidup itu seperti yang makan harus betul-betul dijaga kan sama tidur,” ujar Ramadhan Sananta, dikutip dari laman Youtube LIB TV, Rabu (19/4/2023).
Sementara itu, menurutnya saat di PSM Makassar, kediplinan adalah hal yang harus dijagai secara individu masing-masing.
“Kalau PSM ini kan kita memang betul-betul pribadi kita harus jaga diri kita sendiri supaya top ,” lanjut Ramadhan Sananta.
Saat ini Ramadhan Sananta masuk dalam skuad timnas Indonesia U22 yang nanti akan berlaga dalam ajang SEA Games 2023 di Kamboja. (*)
Baca Juga: Teuku Ryan Bawa Cewek di Dalam Mobil, Ria Ricis Tanyakan "Kepercayaannya" Selama Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA