SUARA CIANJUR - Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan, yang kini bermain di klub Jepang Tokyo Verdy, mencurahkan perasaannya soal karir dirinya di Negeri Sakura tersebut. Dirinya mengaku merasa kesepian selama berada di negeri Sakura tersebut.
“Hal yang tidak saya sukai selama di Jepang mungkin ketika merasa sendiri karena tidak ada teman,” ujar Pratama Arhan, dikutip dari laman Instagram @liga1hub, Jumat (21/4/2023).
Meskipun sudah hampir delapan bulan tinggal di Jepang, Pratama menghadapi kesulitan dalam berkomunikasi karena bahasa yang berbeda, yang membuatnya kesulitan mendapatkan teman.
“Mungkin itu terkendala bahasa, saya juga jarang keluar dengan rekan satu tim,” lanjur Arhan.
Selain itu, faktor budaya juga menjadi hal yang membuat Pratama merasa canggung dan kesulitan dalam bergaul. Jepang memiliki budaya yang berbeda dengan Indonesia, dan Pratama harus beradaptasi dengan norma dan aturan sosial yang berlaku di sana.
Hal ini membuatnya merasa canggung dan tidak tahu bagaimana berbaur dengan masyarakat setempat.
Meskipun menghadapi tantangan, Pratama Arhan harus tetap berusaha untuk menghadapinya dengan optimisme. Ia tetap fokus pada latihan sepak bola dan berusaha memperbaiki bahasa Jepangnya.
Sejauh ini, bersama Tokyo Verdy, Pratama Arhan hanya baru tampil dalam satu pertandingan. Sementara itu, mantan pemain PSIS Semarang ini, menjadi bek kiri andalan Indonesia. Tercatat, dirinya sudah tampil dalam 29 pertandingan dan mencetak 3 gol. (*)
Baca Juga: 5 Cara Menjadi Kartini Masa Kini, Berjuang untuk Diri Sendiri dan Orang Lain
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali