/
Kamis, 27 April 2023 | 09:43 WIB
Kadar gula darah rendah ternyata dapat membuat seorang penderita koma (Foto Ilustrasi freepik)

SUARA CIANJUR- Hipoglikemia adalah kondisi di mana kadar gula darah seseorang terlalu rendah, yaitu di bawah 70 mg/dL. Kondisi ini umumnya terjadi pada penderita diabetes yang menggunakan insulin atau obat-obatan yang meningkatkan produksi insulin.

Dikutip dari buku "Endokrinologi Klinis" karya Amiruddin Aziz tertulis, "Hipoglikemia terjadi karena ketidakseimbangan antara asupan karbohidrat dan kebutuhan tubuh akan glukosa. Pada orang normal, tubuh mampu mengatur kadar gula darah dalam rentang normal.Namun, pada orang dengan diabetes atau gangguan hormon lainnya, mekanisme pengaturan kadar gula darah dapat terganggu, sehingga hipoglikemia dapat terjadi."

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko hipoglikemia, seperti tidak makan atau makan terlalu sedikit, olahraga berlebihan, atau dosis obat yang terlalu tinggi. 

Hipoglikemia dapat menimbulkan gejala seperti pusing, gemetar, berkeringat, dan sulit berkonsentrasi. Jika tidak segera ditangani, hipoglikemia dapat menyebabkan kerusakan otak dan bahkan koma.

Para ahli merekomendasikan penderita diabetes untuk selalu membawa makanan atau minuman yang mengandung gula, seperti permen atau minuman manis, saat beraktivitas atau bepergian.

Selain itu, mereka juga disarankan untuk teratur dalam mengkonsumsi makanan dan minuman, serta memperhatikan dosis obat yang diberikan oleh dokter. 

Hal ini bertujuan untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah terjadinya hipoglikemia. (*)

(*/Haekal)

Baca Juga: Pakai Mobil Pribadi saat Arus Balik Mudik Lebaran, Perhatikan Beban Mesti Seimbang Antara Sisi Kanan dan Kiri Kendaraan

Load More