SUARA CIANJUR- Hipoglikemia adalah kondisi di mana kadar gula darah seseorang terlalu rendah, yaitu di bawah 70 mg/dL. Kondisi ini umumnya terjadi pada penderita diabetes yang menggunakan insulin atau obat-obatan yang meningkatkan produksi insulin.
Dikutip dari buku "Endokrinologi Klinis" karya Amiruddin Aziz tertulis, "Hipoglikemia terjadi karena ketidakseimbangan antara asupan karbohidrat dan kebutuhan tubuh akan glukosa. Pada orang normal, tubuh mampu mengatur kadar gula darah dalam rentang normal.Namun, pada orang dengan diabetes atau gangguan hormon lainnya, mekanisme pengaturan kadar gula darah dapat terganggu, sehingga hipoglikemia dapat terjadi."
Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko hipoglikemia, seperti tidak makan atau makan terlalu sedikit, olahraga berlebihan, atau dosis obat yang terlalu tinggi.
Hipoglikemia dapat menimbulkan gejala seperti pusing, gemetar, berkeringat, dan sulit berkonsentrasi. Jika tidak segera ditangani, hipoglikemia dapat menyebabkan kerusakan otak dan bahkan koma.
Para ahli merekomendasikan penderita diabetes untuk selalu membawa makanan atau minuman yang mengandung gula, seperti permen atau minuman manis, saat beraktivitas atau bepergian.
Selain itu, mereka juga disarankan untuk teratur dalam mengkonsumsi makanan dan minuman, serta memperhatikan dosis obat yang diberikan oleh dokter.
Hal ini bertujuan untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah terjadinya hipoglikemia. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
BRI Life Buka 2026 dengan Gemilang, Rasio Klaim Jauh di Bawah Rata-Rata Industri
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Status WNI Dicabut, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Jadi Buronan Internasional Kasus Pelecehan
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur