SUARA CIANJUR – Salah satu pemain yang paling diandalkan timnas Indonesia U22 di ajang SEA Games 2023, Marselino Ferdinan mengungkapkan kendalanya saat bermain di Kamboja.
Menurutnya, cuaca menjadi salah satu faktor penghambat utama dirinya dan rekan-rekannya. Meski demikian, dirinya tetap akan terus mencobat melakukan adaptasi dan memberikan penampilan yang terbaik.
"Soal adaptasi, pertama dengan cuaca panas sangat menyengat di Kamboja. Bagi saya sih lumayan dan harus cepat adaptasi dengan baik," ujar Marselino, dikutip dari laman Instagram @garudaskuad, Jumat (28/4/2023).
Pemain klub Belgia, KMSK Deinze ini juga mengungkapnya bahwa dirinya harus beradaptasi lebih ekstra, karena menghadapi perubahan cuaca yang cukup ekstrim. Pasalnya, saat di Belgia cuacanya sangat dingin, sedangkan di Kamboja sebaliknya, sangat panas.
"Tapi kalau saya lebih memilih adaptasi ke panas daripada adaptasi ke dingin. Badan saya oke 100 persen, tapi untuk (fisik) mungkin masih jetlag dalam artian sering (mudah) capek itu masih ada," lanjut Marselino.
Masalah cuaca ini juga disepakati oleh pelatih timnas Indonesia U22, Indra Sjafri. Menurutnya, cuacanya sedang panas dan timnya harus melakukan adaptasi.
"Terkait cuaca Kamboja yang sedang panas dan suhunya sempat mencapai 38 derajat celcius, kami terus melakukan proses adaptasi," lanjut Indra Sjafri.
Timnas Indonesia akan melakoni laga pertama melawan Filipina pada hari Sabtu (29/4/2023). (*)
Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Keluargamu Harus Segera Buat Grup WhatsApp Keluarga!
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN