SUARA CIANJUR – Indisen baku hantam terjadi saat laga final SEA Games antara Indonesia melawan Thailand. Kejadian ini membuat kedua tim terlibat rusuh dan saling pukul.
Menanggapi hal ini, federasi sepak bola Thailand, FA Thai langsung akan membuat penyelidikan terhadap staff dan pemain timnas Thailand
“Thai FA telah membentuk tim pejabat yang akan menyelidiki apa yang terjadi selama pertandingan secara menyeluruh agar sanksi dapat diberikan,” tulis Thai FA, dikutip dari laman Twitter @TL_Central, Rabu (17/5/2023).
Selain itu, pihak Thai FA berkomitmen akan menindak secara tegas siapapun itu yang melakukan kesalahan.
“Thai FA tidak akan melindungi mereka yang melakukan kesalahan,” lanjut Thai FA.
Meski demikian, pihak Thai FA meminta maaf atas insiden ini. Menuruntya, kejadian ini seharusnya tidak terjadi.
“Asosiasi Sepak Bola Thailand (Thai FA) kecewa dan meminta maaf atas insiden yang memalukan yang terjadi semalam dan telah merusak citra sepak bola Thailand,” tulis Thai FA
Laga ini memang berjalan sengit, panas dan dramatis. Indonesia keluar sebagai juara setelah berhasil melesakkan lima gol, sementara Thailand hanya dua gol.
Lima gol Indonesia dicetak oleh brace Ramadhan Sananta, Irfan Jauhari, Muhammad Fajar, dan Beckham Putra.
Atas hasil ini, skuad muda Garuda berhak membawa pulang medali emas, yang terakhir kali direngkuh 32 tahun yang lalu. (*)
Berita Terkait
-
Sambil Nangis-nangis, Ofisial Thailand Datangi Kombes Sumardji Meminta Maaf, Netizen: Takut Dipenjara
-
Federasi Sepak Bola Thailand, Klarifikasi soal Insiden Baku Hantam dengan Timnas Indonesia di Final SEA Games, Apa Katanya?
-
Nasionalisme Tingkat Tinggi, Bapak-Bapak Ini Nobar Indonesia Vs Thailand Sambil Gali Kubur
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Simpang Siur Kabar Perempuan Lingkungan Pesantren di Riau Melahirkan Tanpa Lelaki
-
Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!
-
Monopoli dan Insiden Keracunan: 18 SPPG di Tulungagung Disetop Paksa
-
5 Serum Peptide untuk Rawat Kulit Keriput, Nomor 1 Rekomendasi Dokter
-
BI Bongkar Jamu Kuat yang Bikin Rupiah Perkasa, Bisa Jadi Daya Tarik Investor?
-
Viral Anggota DPRD Sindir Demo, Kekayaannya Disorot Netizen: LHKPN Hanya 99 Juta!
-
Resmi Debut di Piala Dunia, Tijjani Reijnders Kenang Momen Didekati Timnas Indonesia
-
Mimpi Buruk Saya sebagai Ibu Rumah Tangga yang Tak Punya Jaminan Hari Tua
-
Di Balik Riuh Final PFL, Ada Syukur Nasabah PNM yang Berjuang Menopang Keluarga
-
Satu Mesin Setara 7.500 Luwak: Inovasi Unhas Ubah Nasib Petani Kopi Argopuro