SUARA CIANJUR - Pertikaian antara politikus PDIP dan anggota DPR, Adian Napitupulu, dengan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menjadi sorotan publik.
Dalam insiden tersebut, terungkap bahwa Luhut pernah menyebut Adian hanya bisa membawa masalah ke hadapan Presiden Joko Widodo, yang dianggapnya sebagai tindakan yang merepotkan.
Adian menegaskan bahwa sering kali bertemu dengan Presiden Jokowi untuk membahas berbagai masalah yang dihadapi masyarakat.
Namun, pandangan Luhut terhadap hal ini terkesan meremehkan, seolah-olah Adian hanya mampu membawa masalah ke hadapan orang nomor satu di Indonesia.
"Saya tanya ke bang Luhut, lalu saya harus bawa apa? bawa perempuan? bawa duit? atau bawa apa? Saya milih presiden Jokowi karena saya percaya dia mampu menyelesaikan masalah," ungkap Adian dalam sebuah wawancara yang terekam dalam kanal YouTube Total Politik, dikutip Cianjur.Suara.Com, Selasa (30/05/2023).
Adian menceritakan bahwa ia memberi keterangan, tugas Presiden adalah memberikan solusi atas setiap persoalan rakyatnya.
Keterangan Adian ini ternyata memicu kemarahan Luhut, dan keduanya terlibat dalam pertengkaran yang cukup memanas.
"Dia [marah] kita bertengkar, berdebat segala macam, ya memang orangnya begitulah. Saya berpikir, ya kita gak bisalah kemudian digertak-gertak seperti itu," kata Adian.
Panda Nababan, yang juga berada di tempat tersebut, berusaha untuk meredakan situasi yang semakin memanas.
Baca Juga: Ditjen PAS Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus Buat Mario Dandy di Rutan Cipinang
Namun, pertikaian antara Adian dan Luhut tidak berhenti di situ. Luhut bahkan mengucapkan kata-kata yang dianggap oleh Adian sebagai ancaman yang mengejutkan.
"Kamu jangan ngelawan aku ya, aku udah biasa ngabisin orang, kata Luhut," ujar Panda.
Mendengar kata-kata yang diduga ancaman tersebut, Adian lantas menjawabnya.
"Memang kenapa rupanya? Mau habisi aku? Aku juga biasa diancam dengan kematian," kata Panda menirukan jawaban Adian. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Kilang Plaju Cetak Operator Scaffolding Bersertifikat, Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran