SUARA CIANJUR - Beredar video seorang siswa SD terpaksa pindah ke Sekolah Luar Biasa (SLB), karena dibully oleh teman-temannya di sekolah lamanya.
Unggahan video tersebut dikutip Suara Cianjur dari akun Instagram @Lambe_turah, dengan diantar oleh sang ayah, siswa tersebut berjalan kaki sejauh 2 KM untuk mencapai Sekolah Luar Biasa.
Pria itu bertanya pada bapak-bapak dan anak SD yang tengah berjalan melewati rumahnya terkait sekolah dan kondisi anak tersebut.
Bapak dan anak tersebut menjelaskan jika anaknya sering di bully di Sekolah lamanya, hingga ia memutuskan pindah ke SLB.
"sering diganggu sama teman", ujar siswa tesebut.
Ayahnya menambahkan jika buku anaknya pernah di sobek saat sedang menulis.
Meski kejadian tersebut pernah dilaporkan pada guru, teman-temannya tetap mengganggu.
Padahal siswa tersebut secara fisik sehat dan normal bahkan mampu berkomunikasi dengan baik.
"Dan ternyata setelah aku tanya anak itu sehat, kondisinya sehat. Alhamdulillah. Dia sekarang sekolah di-luar biasa dekat rumahku karena dia itu tidak mau sekolah yang dulu. Bayangin sampe segitunya,'' ujar pria yang mengunggah video tersebut.
Baca Juga: Buron Pencabulan Anak di Bantul Berakhir di Rumah Sakit Usai Dihajar Massa
Pria tersebut pun memberikan uang jajan pada anak tersebut dan memberi pesan agar tetap semangat dan jangan takut pada temannya. (*)
(*/Haekal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026