/
Rabu, 14 Juni 2023 | 15:30 WIB
Pada proses pengujian, dilakukan penggunaan kereta inspeksi atau CIT (Carriage Inspection Train) yang berhasil mencapai kecepatan sebesar 220 km/jam. (KCIC)

SUARA CIANJUR - Kereta Cepat Jakarta-Bandung menjadi proyek yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat Indonesia.

Setelah peluncuran, kereta ini diharapkan dapat mempersingkat waktu perjalanan antara Jakarta dan Bandung menjadi hanya sekitar 45 menit, dibandingkan dengan waktu perjalanan sekitar 3-4 jam menggunakan transportasi darat konvensional.

Selain itu, kereta cepat ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua kota dengan memudahkan mobilitas penduduk, wisatawan, dan barang.

Proses pengujian Kereta Cepat Jakarta-Bandung terus berlanjut dengan intensitas yang tinggi menjelang target peluncurannya pada bulan Agustus 2023.

Pengujian ini menggunakan kereta inspeksi atau CIT (Carriage Inspection Train) yang telah mencapai kecepatan mencapai 220 km/jam.

Manager Corporate Communication PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Emir Monti, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang fokus dalam melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan testing & commissioning Kereta Cepat secara internal yang dilakukan oleh Kontraktor Kereta Cepat.

Melalui penggunaan CIT atau Kereta Inspeksi, seluruh parameter sarana dan prasarana Kereta Cepat dapat terdeteksi dan diuji secara menyeluruh selama proses pengujian.

Emir menegaskan bahwa saat ini, Kereta Inspeksi mampu mencapai kecepatan 220 km/jam di jalur Kereta Cepat.

Dengan kecepatan yang mengesankan ini, kereta cepat Jakarta-Bandung akan mampu mengukir sejarah baru dalam dunia transportasi di Indonesia. (*)

Baca Juga: Sandiaga Uno Dikabarkan Jadi Calon Wakil Ketua Umum PPP

Load More