SUARA CIANJUR – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir terus membuat terobosan dalam upaya memajukan sepak bola Indonesia. Kali ini, dirinya akan meniru konsep La Liga dengan menetapkan standar gaji.
"Salah satunya terobosan yang kami rencanakan di tahun depan, ini hasil diskusi, akan ada penetapan yang namanya standar gaji atau pengeluaran klub," ujar Erick Thohir, dikutip dari laman Instagram @kitagaruda.ina, Jumat (16/6/2023).
Menurut Erick Thohir, upaya ini dilakukan agar menjaga stabilitas keuangan klub agar tidak bangkrut.
"Ini salah satunya untuk menyamakan agar klub bisa berkompetisi dengan baik, klub jor-joran yang akhirnya buat klub bangkrut seperti halnya di Liga-liga lain," lanjutnya.
Seperti yang diketahui, La Liga adalah kompetisi yang telah menetapkan standar gaji pemain. Atas kebijakan ini, beberapa pemain menjadi korban karna gajinya melebihi batas standar, salah satunya adalah Lionel Messi.
Hal ini membuat La Pulga harus rela berpisah dengan klub yang telah membesarkan namanya, Barcelona.
Sementara itu, selain terapkan standar gaji, Erick Thohir juga rencananya akan buat terobosan dengan mengkomersialisasi sepak bola Indonesia. Hal ini dilakukan dengan terus berupaya menghadirkan sponsor, broadcast dan yang lainnya.
Upaya ini menjadi bagian dari bukti komitmen dirinya untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia. (*)
Baca Juga: MPR RI Soroti Kasus Pencabulan Terhadap Anak di Bogor: Harus Dilakukan Pencegahan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung