SUARA CIANJUR – Pemain naturalisasi, Shayne Pattynama menuangkan keluh kesahnya, atau curhat soal dirinya membela timnas Indonesia. Di tengah polemik naturalisasi pemain, pemain Viking FK tersebut menegaskan bahwa dirinya adalah benar-benar orang Indonesia.
“Ayah saya benar-benar orang Indonesia. Saya juga dibesarkan dengan cara tertentu dan banyak keluarga saya yang masih tinggal di sana (Indonesia). Ketika saya sampai di sana, rasanya benar-benar seperti di rumah,” ujar Shayne di Voetbal Zone, dikutip dari laman Instagram @garudafighter, Jumat (30/6/2023).
Selanjutnya, Shayne Pattynama juga mengatakan bahwa beberapa kalangan masih melihat dirinya seperti orang asing.
“Beberapa orang di Indonesia masih melihat saya sebagai orang asing. Tidak semua orang melihat (saya) dengan cara yang sama,” lanjutnya.
Hal ini sontak mendapat reaksi dari netizen Indonesia. Beberapa pihak memberikan dukungan positif.
“Ini akibat ulah lokal lokal pride awalnya jadi perpecahan andai ucapan itu tidak dikeluarkan mungkin akan adem2 aja...kasian shayne patynama dan pemain diaspora laen nya,” ujar salah satu netizen.
“Gerombolan markus yg bilang lokal pride karna kalah kwalitas jadi seperti ini sekrang,” komen netizen lainnya.
Sementara itu, Shayne Pattynama telah melakukan debut saat Indonesa bertanding lawan Argentina di FIFA Matchday bulan Juni. Selain dirinya, beberapa pemain naturalisasi lainnya yang bermain adalah Elkan Baggott, Marc Klok, Rafael Struick, dan Ivar Jenner. (*)
Baca Juga: 6 Tips Belajar Bahasa Asing untuk Kamu yang Super Sibuk, Tertarik Mencoba?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bapak-Bapak Wajib Tahu! 7 Daftar Sepeda Budget Pelajar Kualitas Juara untuk Olahraga Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal yang Paling Sering Muncul di FYP TikTok Mei 2026, Nomor 3 Paling Viral
-
7 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
ASN Kemenkumham Sumsel Meninggal Mendadak di Kos Palembang, Sempat Minta Diantar Pulang
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Sneakers Running Retro: 5 Brand Lokal yang Bangkitkan Gaya 90-an di Tahun 2026
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib