SUARA CIANJUR – Erick Thohir ungkap perasaan dan kesan dirinya selama menjadi Ketua Umum PSSI. Menurutnya, hal tersebut adalah hal yang tidak mudah, layaknya membangunkan macan tidur.
“Membangunkan sepak bola Indonesia adalah hal yang tidak mudah,” ujar Erick Thohir dalam laman Instagram pribadinya, dikutip Minggu (9/7/2023).
Kemudian, pria yang akrab disapa Etho tersebut mengungkapkan bahwa untuk membangun sepak bola yang berkelanjutan, diperlukan segala instrument yang dibutuhkan.
“Membangun sesuatu yang berkelanjutan memerlukan waktu, struktur, dan komitmen yang panjang,” lanjutnya.
Jepang menjadi salah satu contoh terbaik dalam membangun sepak bola hingga saat ini menjadi salah satu kekuatan terbesar di Asia. Erick Thohir sangat mengagumi dan mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Jepang.
“Contoh sahabat kita bangsa Jepang, yang dinegaranya lebih terkenal baseball dan sumo. Tapi bisa merubah paradigma menjadi salah satu negara terbaik di Asia yang bisa ranking FIFA, kalau tidak salah sekarang di bawa 20, dan ini perjuangan 30 tahun, bangsa Jepang membangun sepak bola,” sambung Erick Thohir.
Sementara itu, semenjak menjadi Ketua Umum PSSI, Erick Thohir telah banyak melakukan terobosan. Salah satu yang paling besar adalah dengan berhasil mendatangkan timnas Argentina untuk berlaga di FIFA Matchday lawan Indonesia.
Selain itu, Erick Thohir juga berhasil menjadikan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U17, setelah sebelumnya gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!