SUARA CIANJUR - Kantor Bea Cukai Makassar telah mengambil tindakan cepat untuk mengklarifikasi dugaan pamer harta yang dilakukan oleh seorang jemaah haji.
Tindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap kasus yang melibatkan mantan Kepala Bea Cukai Makassar, Andhi Pramono, yang saat ini menjadi tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga terkait dengan pamer harta.
Kali ini, Bea Cukai Makassar tengah melakukan klarifikasi terhadap seorang jemaah haji yang viral karena memamerkan perhiasan emas seberat 180 gram setelah pulang dari ibadah haji.
Jemaah tersebut adalah Ibu Suarnati Daeng Kanang, berusia 46 tahun.
Setelah kejadian tersebut menarik perhatian publik, pihak Bea Cukai berencana untuk memanggil Ibu Suarnati, yang berasal dari Kota Makassar.
Tindakan klarifikasi ini dilakukan untuk memastikan apakah perhiasan emas yang dipamerkan oleh Ibu Suarnati merupakan kepemilikan yang sah dan didapatkan secara legal.
Klarifikasi ini juga bertujuan untuk memperoleh informasi yang jelas mengenai asal-usul perhiasan emas yang dipamerkan oleh Ibu Suarnati.
Dalam upaya mencegah dan mengungkap kasus tindak pidana pencucian uang serta perdagangan ilegal perhiasan, Bea Cukai Makassar perlu melakukan tindakan pengawasan yang ketat terhadap impor dan kepemilikan perhiasan emas di wilayah kerjanya.
Baca Juga: Asisten Pelatih Persib Bandung, Manuel Cascallana Sudah Fasih Bahasa Sunda, Tong Hariwang!
Berita Terkait
-
Rebecca Klopper Pulih dari Insiden Video Syur dan Kembali Aktif di Dunia Hiburan
-
Popo Barbie, Tahanan Kasus Video Asusila, Digoda Para Tahanan di Polres Kerinci
-
Anies Baswedan Bertemu dengan Imam Nabawi, Sampaikan Pesan Ini untuk Jamaah Haji Indonesia
-
Viral! Pengemis di Pati Menyewa Jasa Pemandu Karaoke dengan Uang Mengemis
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN