SUARA CIANJUR – Timnas Indonesia U17 terus lakukan persiapan jelang berlaga di Piala Dunia U17. Terbaru, anak-anak muda tersebut telah menjalani psikotes untuk mengetahui hasil skor IQ secara individu.
“Tujuan psikotes untuk mengetahui skor IQ secara rata-rata maupun individual pemain. Selain itu, mengetahui berbagai aspek kepribadian dan psikososial yang dapat menjadi faktor penunjang kekuatan mental tim," ujar pelatih timnas Indonesia U17, Bima Sakti dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (12/7/2023).
Selain itu, tes ini dilakukan guna melihat data kualitatif para pemain baik secara individu maupun secara kelompok.
"Tes ini juga untuk mengetahui berbagai temuan temuan kualitatif lainnya secara individu ataupun kelompokkelompok. Untuk besok kami memberikan menu penguatan di gym," lanjutnya.
Sementara itu, tes IQ ini sangat penting dilakukan kepada pemain sepak bola. Hal ini dilakukan dalam rangka mengidentifikasi dan mengembangkan pemain sepak bola yang memiliki kemampuan yang seimbang secara mental dan fisik.
Tes IQ membantu mengidentifikasi pemain dengan kemampuan kognitif yang luar biasa, memungkinkan klub untuk mengambil keputusan yang tepat saat memilih dan mengasah bakat.
Selain itu, Pemain dengan IQ tinggi memiliki fleksibilitas kognitif untuk memahami dan beradaptasi dengan variasi taktis dengan cepat. Mereka dapat memahami instruksi pelatih dengan efektif, mengevaluasi kelemahan lawan, dan menyesuaikan permainan mereka sesuai kebutuhan.
Intinya, tes IQ menawarkan dimensi tambahan dalam mengevaluasi bakat. Pemain cerdas memiliki kemampuan pengambilan keputusan yang lebih baik, adaptasi strategis, keterampilan pemecahan masalah, komunikasi efektif, dan potensi kontribusi di luar lapangan.
Dengan mengakui pentingnya tes IQ, klub sepak bola dapat memastikan memiliki tim yang seimbang, memaksimalkan potensi kesuksesan mereka di lapangan dan di luar lapangan. (*)
Baca Juga: Nonton di Atas Becak! Ini Sensasi Baru Drive-In Cinema Ala Yogyakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jelang Pengumuman MSCI, BEI dan OJK Minta Pembekuan Pasar Modal Indonesia Dicabut
-
7 Cara Menata Jam Dinding di Rumah Menurut Feng Shui agar Estetik dan Hoki
-
Petaka Subuh di By Pass Mojokerto: Pramugari Transjatim Tewas, Truk Misterius Kabur
-
Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya
-
Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api
-
Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur
-
Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup
-
IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?
-
Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar
-
5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya