/
Senin, 17 Juli 2023 | 16:00 WIB
Erick Thohir dipusingkan soal kasus kericuhan dalam laga Persik Kediri lawan Arema Malang. Dirinya anggap Indonesia akan dapat sanksi. (Instagram/erickthohir)

SUARA CIANJUR – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir angkat bicara soal kericuhan dalam laga antaran Persik Kediri lawan Arema Malang. Dirinya uring-uringan dengan mengatakan bahwa sepak bola Indonesia akan mendapatkan sanksi

“Saya yakin pasti ada (sanksi),” ucap Erick Thohir, dikutip dari laman Instagram @timnasindonesiainfo, Senin (17/7/2023). 

Erick Thohir juga juga heran karena adanya suporter tamu yang hadir dalam pertandingan tersebut. 

“Tadi malam ada lagi kerusuhan, Persik-Aremania, tiba-tiba ada suporter tamu datang yang jelas-jelas kesepakatan FIFA dengan pemerintah Indonesia, kesepakatan Liga dengan Kepolisian tidak ada suporter tamu,” sambungnya. 

Instropeksi menjadi kunci agar sepak bola Indonesia tidak dirundung kericuhan. Pasalnya, jika ini terus menerus terjadi, Indonesia kembali akan mendapatkan hukuman. 

“Kalau ini (kericuhan) terus menerus, tidak ada introspeksi diri, baik dari suporter, dari klub, tim yang menjadi panitia tamu, percaya sama saya, (akan) dihukum. Apa kita mau dihukum lagi?”, tegas Erick Thohir. 

Warganet memberikan reaksi terhadap pernyataan ini. Mereka berharap agar pelanggar bisa mendapatkan hukuman yang layak. 

“Penonton yg bikin rusuh, timnya dihukum tanpa penonton aja pak musim ini,” komen salah satu warganet. 

“Saya sendiri orang malang tp saya rasa hukuman yg pantas buat arema hanya degradasi,” komen warganet lainnya. (*)

Baca Juga: Ulasan Series Netflix Burn the House Down: Balas Dendam Anak yang Keluarganya Dihancurkan

Load More