SUARA CIANJUR - Mahalnya harga tiket pesawat juga mempengaruhi konektivitas dan mobilitas penduduk di berbagai wilayah Indonesia.
Banyak warga yang terkendala dalam bepergian karena tidak mampu membeli tiket pesawat dengan harga yang tinggi.
Terutama bagi mereka yang tinggal di pulau-pulau terpencil atau daerah yang belum terjangkau oleh moda transportasi lainnya.
Menanggapi keluhan masyarakat mengenai mahalnya harga tiket pesawat, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengungkapkan bahwa salah satu faktor penyebabnya adalah ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dan jumlah layanan pesawat di Indonesia.
Saat ini, kebutuhan pesawat di Indonesia mencapai 720 unit, tetapi hanya terdapat 550 armada yang dioperasikan oleh berbagai maskapai penerbangan, menjadikan kekurangan sebanyak 170 pesawat.
Ketidakseimbangan ini menjadi masalah serius karena total penduduk Indonesia mencapai sekitar 280 juta jiwa.
Jumlah armada pesawat yang minim tidak mampu memenuhi kebutuhan transportasi udara bagi populasi yang besar ini, dan berdampak pada kenaikan harga tiket pesawat.
Bukan hanya para pelancong yang terkena imbasnya, tetapi juga sektor logistik yang mengandalkan moda transportasi udara untuk mengirimkan barang ke berbagai daerah. (*)
Baca Juga: Apakah Mario Gomez Akan Kembali Setelah Luis Milla Hengkang?
Berita Terkait
-
Erick Thohir Pastikan Proses Seleksi Timnas Indonesia U17 Berada Pada Koridor yang Sesuai: Tidak ada Pemain Titipan, Bukan Jastip!
-
Vietnam Anggap Sebelah Mata, Pelatih Myanmar Nilai Timnas Indonesia Akan Jadi Macan Asia
-
Shin Tae Yong Akui Tagar STY Out Tak Pengaruhi Mentalitasnya, Respon dengan Tanggapan yang Keren!
-
Waduh! Ramai Ribuan Orang Indonesia Pindah Jadi Warga Negara Singapura
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Semprot Parfum yang Benar di Baju atau Kulit? Simak Penjelasannya agar Wangi Seharian!
-
Arsenal Akan Parade Juara Liga Inggris Musim 2025/2026 di Islington Pada 31 Mei
-
Aston Villa Juara Liga Europa 2026
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha
-
Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas
-
8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai
-
Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi
-
PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas