SUARA CIANJUR - Seperti yang diketahui pada BRI Liga 1 musim 2023/2024 bursa transfer pemain asing telah ditutup pada Kamis (20/7/2023), slot pemain asing sendiri dibutuhkan oleh masing-masing klub untuk terus memperkuat pertahanan guna memenangkan pertandingan.
Berbeda dengan klub-klub lain yang telah mengamankan slot asing dengan 6 pemain, hingga ditutupnya deadline bursa transfer, Persija Jakarta hanya mengisinya dengan 5 pemain asing saja.
Lebih lanjut, pemain asing yang berhasil mengisi slot di klub Macan Kemayoran ini adalah Marko Simic (Kroasia), Ryo Matsumura (Jepang), Ondrej Kudela (Ceko), Maciej Gajos (Polandia), dan Oliver Bias (Filipina).
Tidak diketahui alasan pasti kenapa Persija Jakarta hanya mengisi slot asing dengan 5 pemain saja. Keputusan itu juga tentunya memancing beragam komentar penggemarnya Jakmania.
Tidak sedikit yang mempertanyakan alasan pasti pihak manajemen, ada juga yang memakluminya dan masih berharap Persija dapat bermain maksimal meskipun hanya dengan 5 pemain asing.
"Ditunggu klarifikasi manajemen kenapa pakai hanya 5 asing?," tanya akun @stm***.
"Loh, udah cuma segitu doang asing nya? Yakin?," tambah pemilik akun @adi***.
"Ya udah sih optimis aja sama 5 asing, jangan malah dibully klub sendiri, kita ga pernah tau dalaman persija kaya gimana, fokus kita dukung aja," ungkap akun @pan***.
Persija Jakarta sendiri nampaknya tidak terpengaruh dengan kurangnya slot pemain asing yang mengisi amunisi pertahanan mereka, saat ini anak asuh pelatih Thomas Doll tersebut tengah fokus menghadapi pertandingan yang akan digelar pada Sabtu (22/7/2023) melawan Persita Tangerang.(*)
Baca Juga: Persib Pinjam Madinda dari JDT Hingga Desember 2023, Berikut Biodata dan Profilnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026