SUARA CIANJUR - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir umumkan venue yang akan digunakan untuk seminfinal dan final Piala Dunia U17, yaitu Stadion Manahan Surakarta.
"Stadion untuk semifinal dan final Piala Dunia U-17 di Surakarta," ujar Erick Thohir, dikutip dari laman resmi PSSI, Senin (24/7/2023).
Namun, sebelum ditetapkan, Erick Thohir mengatakan bahwa FIFA akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.
"FIFA akan hadir akhir bulan mengecek seluruh fasilitas stadion yang diusulkan," lanjutnya.
Pemilihan Stadion Mahanan Surakarta sebagai venue semifinal dan final Piala Dunia U17 tentu kabar yang cukup tak disangka. Pasalnya Stadion Manahan ini adalah bukan salah satu yang besar di Indonesia. Kapasitasnya pun tak lebih dari 20.000.
Jika dibandingkan dengan stadion lainnya, tentu masih ada yang memiliki kapasitas yang lebih besar disertai dengan fasilitias penunjang yang lebih memadai, seperti Jakarta International Stadium, Gelora Bung Tomo, Gelora Bandung Lautan Api, dan yang lainnya.
Sementara itu, menurut Erick Thohir, alasan penujukkan Stadion Manahan sebagai venue semifinal dan final Piala Dunia U17 adalah agar peserta seleksi bisa lebih semangat.
"Sejarah diciptakan oleh kalian, masa depan bangsa yang ikut diseleksi. Ayo menjadi bagian dalam sejarah ini, buktikan diri kalian agar nanti masuk seleksi," ucap Erick Thohir. (*)
Baca Juga: Manchester United Jual Alex Telles ke Al Nassr dengan Harga Tak Tinggi, Berapa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Saat Tentara Harus Pegang Cangkul: Tamparan untuk Birokrasi Sipil Kita
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba
-
Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?
-
Kapolda Jabar Beberkan Kronologi Lengkap Detik-Detik Penangkapan Buron Taufik Hidayat
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso