SUARA CIANJUR - Legenda timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto mengungkapkan alasan kenapa pemain abroad yang tidak betah diperantauan. Menurutnya, salah satu sebab utamanya adalah karena mereka harus mulai dari awal lagi dalam berkarir.
"Kenapa pada balik itu mungkin faktor individual menurut saya, ini bisa salah bisa benar, mungkin di sini harganya luar biasa, di sana jadi nol lagi," ungkap pemain berjuluk si Kancil ini, dikutip dari laman Instagram @indonesian.football.news, Kamis (27/7/2023).
Selanjutnya, Kurniawan Dwi Yulianto menceritakan saat dirinya menjadi pemain abroad. Menurutnya hal tersebut tidaklah mudah dan butuh mentalitas yang baik.
"Kami pernah rasakan tinggal di sana, enggak gampang, permasalahan itu ada di diri kita sendiri, agen kan bukakan jalan, masalahnya di kita," lanjutnya.
Seperti yang diketahui, Kurniawan Dwi Yulianto pernah menjadi pemain Abroad. Dirinya pernah membela klub Italia, Sampdoria dan klub Swiss yaitu FC Luzern.
Kemudian, asisten pelatih timnas Indonesia tersebut menitipkan pesan bahwa menjadi pemain abroad akan bagus untuk perkembangan mentalitasnya.
"Mungkin di sini kita bintang di sana kita enggak ada apa-apanya, kenapa makin muda makin bagus supaya terasa atmosfer mentality-nya," ungkapnya.
Sementara itu, Kurniawan Dwi Yulianto menungkapkan bahwa Saddil Ramdani sudah ditawari oleh salah satu klub Eropa. Namun, dirinya menolak dan lebih memilih bertahan dengan Sabah FC.
"Waktu Saddil mau ke Eropa cuma ditawari 3 ribu euro, kebayang di sini (Indonesia) atau di Malaysia dengan di Eropa, kalau mau coba di Eropa jangan coba-coba, harus bulat," pungkasnya. (*)
Baca Juga: Giliran Shane Lukas Hadirkan Saksi Meringankan Di Sidang David Ozora Hari Ini
Berita Terkait
-
Punya Pengalaman Lawan Arsenal dan Inter Milan, Nabil Asyura Tak Takut Hadapi Pemain Eropa di Piala Dunia U-17 2023
-
Timnas Indonesia Dirumorkan Melawan Jerman di FIFA Match Day, Seberapa Pentingkah Laga Tersebut?
-
Nabil Asyura Beberkan Persaingan Ketat Dalam Seleksi Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2023
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Pentingnya Belajar Ilmu Agama, Pasutri Pamer Batal Puasa karena Lupa Mandi Junub
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Eskalasi
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
Sequis Life Gelar Customer Gathering untuk Perkuat Hubungan Nasabah
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Tuhan Nggak Butuh Pengacara: Belajar Beragama "Santuy" tapi Berisi Bareng Mbah Nun
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
Aktivis Muhammad Husein Ungkap Tanda-Tanda Perang Sebelum Israel Bombardir Iran