SUARA CIANJUR - Kontroversi antara manajer timnas Indonesia, Sumardji, dengan pelatih Persija, Thomas Doll, dan pelatih PSM, Bernardo Tavares, terkait pengizinan pemain untuk latihan pemusatan Timnas Indonesia U-23 telah memicu respons dari warganet.
Dalam pernyataannya, Sumardji mengungkapkan rasa kekecewaannya karena pemain dari klub-klub tersebut tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam latihan pemusatan timnas menjelang pertandingan Piala AFF U-23.
"Untuk kepentingan nasional, untuk memperkuat timnas di Piala AFF U-23 sama pelatihnya malah ditahan," ungkapnya dikutip dari Instagram @jakfootball.1928 pada Jumat (11/8/2023).
Banyak warganet merespons pernyataan ini dengan berbagai pandangan. Sebagian warganet menyatakan pemahaman mereka terhadap keputusan klub untuk tidak melepaskan pemainnya, terutama mengingat komitmen klub terhadap liga domestik dan tuntutan dari fans.
Mereka berpendapat bahwa manajer timnas seharusnya memahami tekanan yang dialami oleh pelatih klub dalam mempersiapkan tim mereka untuk pertandingan-pertandingan penting di liga.
"Manager bahasanya ngompor-ngomporin. Coba pak manager jadi pelatih klub besar yang dituntut sama klub dan fansnya untuk juara dan sedang meramu strategi dengan pemain yang ada tiba-tiba pemainnya berkurang apa gak stress?," tulis akun @ima***.
"Ini bukan masalah nggak ngasih buat negara, ini liga lagi berjalan kalo mau libur udahan tuh liganya. Klub juga udah keluar besar buat gaji pelatih dan pemain pak manager," sambungnya.
Namun, ada juga warganet yang merasa bahwa peluang yang diberikan kepada pemain muda dalam ajang Piala AFF U-23 harus dimanfaatkan secara optimal.
Mereka berpendapat bahwa pengalaman bermain di tingkat internasional akan memberikan manfaat besar bagi perkembangan pemain muda Indonesia.
Baca Juga: Terungkap, Ini Hal yang Tidak Bisa Dilakukan oleh Seorang Prilly Latuconsina
Beberapa warganet juga mengkritik fokus yang terlalu besar pada pemain senior dalam pemanggilan timnas, sementara bakat-bakat muda diabaikan.
"Riski ridho kan udah di timnas senior kenapa harus main di U-23 juga apa gak ada bek muda lain, harus bisa memberi kesempatan untuk pemain-pemain lain, Indonesia banyak pemain-pemain muda berbakat kok," tulis akun @nan***.
Beberapa warganet juga menyoroti perlunya keseimbangan antara kepentingan klub dan timnas.
Pandangan lain yang muncul dari warganet adalah tentang kepercayaan terhadap bakat pemain muda Indonesia.
Beberapa warganet menyatakan bahwa ada banyak pemain muda berbakat di Indonesia yang seharusnya mendapatkan kesempatan untuk bermain di tingkat internasional.
Mereka berharap bahwa seleksi pemain timnas dapat lebih inklusif dan memberikan peluang kepada pemain-pemain potensial dari berbagai klub.
"Pak seharusnya ajang AFF u-23 dimanfaatkan untuk mencari bakat muda, kasih kesempatan buat pemain mudah lainya. Katanya mau perkembangan usia dini, tapi dari timnas kelompok sampai senior dia-dia aja yang di panggil, apa bapak gak percaya sama anak muda indonesia yang lainnya?," tulis akun @muh***.
Kontroversi ini telah menggambarkan perdebatan yang kompleks antara kepentingan klub dan timnas, serta pentingnya pengembangan pemain muda dalam kompetisi internasional. Respons dari warganet mencerminkan beragam sudut pandang dan perasaan terhadap isu ini.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Petaka Subuh di By Pass Mojokerto: Pramugari Transjatim Tewas, Truk Misterius Kabur
-
Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya
-
Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api
-
Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur
-
Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup
-
IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?
-
Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar
-
5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya
-
Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar
-
6 Zodiak Paling Tidak Sabar: Anti Lelet dan Benci Hal yang Bertele-tele