SUARA CIANJUR – Mantan kiper timnas Indonesia, Kurnia Meiga menceritakan kisah pilu dirinya yang harus rela berhenti bermain bola. Dirinya menuturkan bahwa selama bertahun-tahun tidak mengetahui penyakit yang sedang diidapnya.
"Selama ini dokter hanya bilang penyakit langka, tetapi tidak disebutkan namanya," ujar Meiga, dikutip dari laman Instagram @timnasbolaindonesia, Selasa (15/8/2023).
Selanjutnya, semenjak mengindap penyakit tersebut, mantan kiper Arema FC ini mengatakan belum pernah merasakan sakit seperti ini.
“Sebelumnya, saya tidak pernah cedera di kepala atau sakit lainnya,” lanjut Kurnia Meiga.
Setelah sekian laman, Kurnia Meiga akhirnnya mengetahui penyakit yang ia derita. Kabarnya, Meiga mengidap penyakit yang bernama Papiledema.
Papiledema adalah pembengkakan saraf optik mata karena adanya tekanan pada otak. Akibatnya, Anda akan mengalami gangguan pada mata dan fungsi penglihatan akan terganggu.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi yang lebih parah, seperti perdarahan otak dan stroke.
Papiledema umumnya menimbulkan gangguan penglihatan. Tidak jarang, muncul juga gejala tambahan berupa sakit kepala dan mual. Papiledema merupakan kondisi yang tidak boleh dianggap remeh, karena bisa menandakan adanya suatu penyakit, misalnya meningitis atau tumor otak.
Atas penyakit yang dideritanya ini, Kurnia Meiga break dari dunia sepak bola sejak tahun 2019. (*)
Baca Juga: BRIN: Teknologi AI Terkait dengan Pemanfaatan Big Data
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Menaker Sambangi PT Bukit Asam, Tegaskan Pentingnya SDM Unggul dan Keselamatan Kerja
-
Semen Baturaja Buka Suara soal Penetapan Tersangka oleh Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen GCG
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Kansas City Diserbu 650 Ribu Fans Piala Dunia 2026, Pemkot Gratiskan Alat Transportasi Publik
-
Mencekam! 9 Fakta Bus Terjun ke Sungai di Tanggamus Saat Lewati Jembatan Gantung
-
Pemprov Sumbar Bongkar Bangunan Langgar RTRW di Batang Anai, Eksekusi Mulai 16 Februari
-
7 Fakta Mengejutkan Penangkapan Dua Oknum TNI di Babel, Diduga Terlibat Pengiriman Timah
-
Kronologi Penerima Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tewas Usai Tabrakan di Pacitan
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak