/
Jum'at, 18 Agustus 2023 | 10:15 WIB
Jajaran pelatih timnas Indonesia U17. Pelatih Bima Sakti memaklumi pro kontra yang terjadi dalam proses seleksi. (Dok. PSSI)

SUARA CIANJURSeleksi timnas Indonesia U17 telah berakhir. PSSI telah melukan proses seleksi ini di 12 kota di Indonesia. 

Pelatih timnas Indonesia U17, Bima Sakti menanggapi soal pro kontra yang terjadi dalam proses seleksi tersebut. 

“Banyak pro kontra yang terjadi, itu maklum karena kompetisi tidak ada, selama pandemi kemarin lalu ada peristiwa Kanjuruhan, kompetisi usia muda juga tidak berjalan, oleh sebab itu dengan adanya seleksi ini banyak terbantu sekali,” ujar Bima Sakti, dikutip dari laman resmi PSSI, Jumat (18/7/2023). 

Selanjutnya, Bima Sakti menegaskan bahwa pemain yang lolok seleksi adalah pemain yang berkualitas. 

"Ya mereka semua, hingga akhir seleksi nasional ini terbukti punya kualitas. Ada beberapa pemain yang bisa kita kasih kesempatan nanti,” lanjutnya. 

Tak lupa, mantan gelandang timnas Indonesia tersebut mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran PSSI yang telah memberikan dukungan dalam proses seleksi ini. 

"Kami di tim U-17 mengucapkan terima kasih kepada PSSI, Pak Erick Thohir, kepada Asprov juga dan klub-klub Liga 1,” ujarnya. 

Sebelumnya, proses seleksi ini sempang mendapat banyak pro kontrak. Pelatih Fakhri Husaini menyatakan bahwa seleksi ini hanya lucu-lucuan saja. 

"Saya melihatnya untuk lucu-lucuan aja seleksi itu. Untuk apa ada seleksi lagi kalau kita sudah punya EPA,"  ujar Fakhri Husaini. (*)

Baca Juga: Schneider Electric Jaring Inovasi Anak SMP dalam Pengelolaan Energi

Load More