SUARA CIANJUR – Konsultan timnas Indonesia U17, Frank Wormuth ungkap kelemahan penting timnas Indonesia U17. Menurutnya, fisik para pemain kurang bagus dan harus ditingkatkan.
“Mereka semua bisa memainkan bola dengan baik tetapi memang untuk main di sebuah turnamen, dibutuhkan fisik yang bagus,” ujar Frank Wormuth, dikutip dari laman Instagram @garuda.action, Senin (21/8/2023).
Pelatih asal Jerman tersebut menilai bahwa untuk meningkatkan fisik pemain membutuhkan waktu. Hal ini yang sedang dikerjakan dirinya bermasa pelatih kepada timnas Indonesia U17, Bima Sakti.
“Untuk meningkatkan fisik butuh waktu. Hal inilah yang sedang kami kerjakan sekarang,” lanjut Frank Wormuth.
Meski demikian, Frank Wormuth menilai bahwa secara umum, kualitas pemain timnas Indonesia U17 sudah bagus.
“Saya melihat mereka semua punya kualitas yang bagus dan hal itu penting,” ujarnya.
Frank Wormuth remsi ditunjuk menjadi konsultan timnas Indonesia sejak bulan Juli lalu. Kabarnya dirinya dikontrak hanya 4 bulan, hingga gelaran Piala Dunia U17 selesai.
Sebelumnya, Frank Wormuth sudah malang melintang melatih berbagai klub di Eropa. Sosok beruisa 62 tahun tersebut tercatat pernah melatih FC Groningen, Heracles Almelo, dan Union Berlin. Dirinya juga sempat, menjadi pelatih kepada Jerman U20. (*)
Baca Juga: Nasib Ujung Tanduk, Pelatih Timnas Indonesa Shin Tae Yong Uring-Uringan, Beri Sindiran untuk AFF
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat
-
Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!
-
92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026
-
Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks