SUARA CIANJUR – Baru-baru ini sorotan publik tertuju pada seseorang yang mungkin belum dikenal luas, namun memiliki kisah hidup yang tak biasa.
Ulta Levenia merupakan seorang peneliti terorisme, yang menjadi bintang tamu dalam podcast terkenal "Close The Door" yang dipandu oleh Deddy Corbuzier.
Tak seperti selebritis pada umumnya, Ulta Levenia bukanlah sosok yang muncul di dunia hiburan.
Namun namanya mendadak mencuri perhatian publik, setelah menjadi bahan obrolan dalam podcast Deddy Corbuzier.
Namun, siapa sebenarnya Ulta Levenia? Di balik ketenarannya sebagai peneliti terorisme, ada kisah menarik yang perlu diungkap.
Menggali Profil
Ulta Levenia mungkin bukan nama yang familiar di dunia selebritas, tetapi namanya telah mengundang rasa ingin tahu banyak orang.
Dengan fokus pada penelitian terorisme dan radikalisme, Ulta memang tidak mengikuti jalur yang umum, tetapi lebih memilih menjelajah dunia yang penuh tantangan.
Ulta Levenia saat ini berusia 28 tahun dan menganut agama Islam.
Baca Juga: Peringati HUT RI, Sejumlah Veteran Kemerdekaan Indonesia Dapat Apresiasi
Ulta menjalani pendidikan di Universitas Indonesia dan lulus dengan gelar Ilmu Politik pada tahun 2013. Namun, perjalanannya dalam mengejar pengetahuan tidak berhenti di sana.
Ulta melanjutkan pendidikan di Institut des hautes études de défense nationale (IHEDN) dan University of Leeds, hal tersebut menunjukkan komitmennya untuk terus belajar dan berkembang.
Misi Berani di Balik Ketegasannya
Pilihan Ulta Levenia untuk fokus dalam penelitian terorisme dan radikalisme, adalah langkah berani yang tidak banyak diambil oleh perempuan.
Namun kepribadiannya yang luar biasa menarik, justru memberikan sentuhan unik pada dunia tersebut.
Sosok yang mencintai tantangan ini ternyata memiliki hobi yang tak lazim, yaitu menjelajah daerah konflik. Ini menggambarkan keberaniannya dalam menghadapi risiko untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel