SUARA CIANJUR – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mulai realisasikan upaya Pembangunan sepak bola Indonesia. Dirinya memulai langkah konkret dengan mengadakan turnamen usia dini.
“Turnamen untuk pemain rentang usia 9-12 tahun di Jogja ini adalah usaha konkret PSSI membina usia dini,” tulis Erick Thohir, dikutip dari laman Instagram pribadinya @erickthohir, Senin (4/9/2023).
Target dari turnamen usia dini ini adalah agar Indonesia bisa bermain di Piala Dunia tahun 2038.
“Ini semua demi mewujudkan mimpi besar kita semua: bermain di Piala Dunia 2038!,” sambung Erick Thohir.
Erick Thohir juga menegaskan bahwa turnamen usia dini adalah aspek penting dalam Pembangunan sepak bola.
"Lihat bangsa-bangsa lain membangun sepakbola ini dari bawah. Ini yang harus perbaiki di mana-mana. Karena itu tadi saya sampaikan kepada para Asprov yang memang serius. PSSI juga kita bantu pendanaan, memang tidak pernah cukup tetapi paling tidak ada kolaborasi," jelas Erick Thohir.
Turnamen usia dini ini bertajuk Grassroot Football Festival (GFF). Nantinya, Erick Thohir akan membagikan hadiah berupa uang pembinaan bagi setiap 132 SSB peserta GFF Yogyakarta.
Selanjutnya, GFF ini akan memperebutkan Piala Bergilir Mangkubumi. Untuk itu, Erick Thohir berharap agar para peserta bisa bermain dan berlatih secara serius. (*)
Berita Terkait
-
Dirtek PSSI Indra Sjafri Sabet Penghargaan Bergengsi, Para Mantan Berikan Ucapan
-
Sambangi FIBA World Cup Bersama Erick Thohir, Dirtek PSSI Indra Sjafri Taruh Harapan Tinggi di Piala Dunia U17
-
Sibuk Urus Basket, Erick Thohir Kedatangan Tamu Spesial, Netizen Ingatkan Kejadian Penting dalam Laga Bigmatch
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA