SUARA CIANJUR – Staf Khusus Kemenpora bidang Diaspora, Hamdan Hamedan membeberkan bahwa banyak sekali pemain diaspora yang ingin bela timnas Indonesia. Dirinya menyebut ada sekitar 300 pemain yang ingin menjadi pemain timnas Indonesia.
“Waktu saya di PSSI saya buka-buka data, saya tunjukkan kepada pelatih. Saat itu ada 170 pemain keturunan, sekarang 200-300 pemain,” ujar Hamdan Hamedan, dikutip dari laman Instagram @caption_garuda, Senin (4/9/2023).
Meski banyak pemain diaspora yang ingin bela timnas Indonesia, Hamdan Hamedan menegaskan bahwa pihaknya akan lebih selektif dengan hanya mencari pemain yang grade A.
“Naturalisasi jangan banyak-banyak saya setuju, tapi kami harus cari grade A, the best of the best. Seperti kami dapat yes dari Justin Hubner, dia kan Grade A dari Belanda,” sambungnya.
Dirinya juga menegaskan bahwa tidak akan sembarangan dengan hanya akan mendatangkan pemain dengan potensi yang dahysat.
“Pemain-pemain seperti itulah yang perlu didatangkan yang punya potensi dahsyat dan keinginan bela Indonesia. Tak sembarangan,” ungkapnya.
Sementara itu, sebelumnya Indonesia sudah menaturalisasi beberapa pemain seperti Shayne Pattynama, Sandy Walsh, Ivar Jenner, dan Rafael Struick. Para pemain ini, sudah melakoni laga debut dengan timnas Indonesia dalam FIFA Matchday lawan Argentina. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Urutan Silaturahmi Lebaran yang Tepat, Siapa yang Harus Didahulukan?
-
Kemenangan Depan Mati Persija Sirna, Maxwell Souza Minta Maaf ke Jakmania
-
365 Hunian Tetap Dibangun Kembali di Aceh, Warga: Kamarnya Luas!
-
Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diduga Aktor Terlatih, Polisi: Pelaku Memiliki Ketenangan
-
KPAI: Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Momentum Hentikan Tradisi Geng Pelajar
-
Keras! Paus Leo XIV Singgung Serangan AS yang Tewaskan Ratusan Anak Iran: Hentikan Perang
-
Tarif Tol Padang-Sicincin untuk Semua Golongan Kendaraan, Ini Rinciannya
-
7 HP Murah Harga Rp1 Jutaan yang Awet untuk Pemakaian Lama, Spek Juara!
-
Perkuat Ekosistem Digital, Peruri Akselerasi Modernisasi Internal lewat ERP dan Cyber Security
-
Kisah Nenek Aca di Kampung Rambutan, Nabung dari Jualan Nasi Uduk Demi Mudik Lebaran