SUARA CIANJUR - Bulan Safar, salah satu bulan dalam penanggalan Hijriah, telah menjadi objek banyak perdebatan dan superstisi dalam masyarakat Islam. Namun, untuk memahami keutamaan Bulan Safar, kita perlu merujuk kepada ajaran Islam yang benar-benar berlandaskan kepada Al-Qur'an dan Hadis, serta pemahaman ulama yang terkemuka.
Artikel ini akan membahas keutamaan Bulan Safar berdasarkan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan Hadis, serta keterangan ulama.
Bulan Safar dalam Al-Qur'an
Tidak ada ayat dalam Al-Qur'an yang secara khusus mengaitkan Bulan Safar dengan keutamaan atau keburukan tertentu. Oleh karena itu, untuk memahami keutamaan atau ketidakberuntungan Bulan Safar, kita harus merujuk kepada Hadis dan keterangan ulama.
Hadis tentang Bulan Safar
1. Hadis tentang Shadaqah: Dalam sebuah hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada penyakit menular yang menular sendiri, dan tidak ada burung pemakan bangkai yang menularkan penyakit, dan tidak ada Safar yang mempunyai buruknya sendiri."
Dalam konteks ini, "Safar" merujuk kepada Bulan Safar. Hadis ini mengingatkan kita bahwa Bulan Safar tidak memiliki keburukan atau ketidakberuntungan yang berdiri sendiri, tetapi semua hal tergantung pada kehendak Allah SWT.
2. Meninggalkan Perjalanan di Bulan Safar: Ada juga pandangan yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW menyarankan untuk tidak memulai perjalanan besar di Bulan Safar. Namun, ini bukanlah larangan mutlak, tetapi lebih sebagai saran agar umat Islam dapat melindungi diri mereka dari berbagai bahaya.
Pendapat Ulama tentang Bulan Safar
Baca Juga: Koleksi 20 Mobil, Raffi Ahmad Pusing Saat Bayar Pajak Tahunan
Ibnu Hajar Al-Asqalani: Ulama terkemuka seperti Ibnu Hajar Al-Asqalani menyatakan bahwa Bulan Safar tidak memiliki keutamaan khusus dalam Islam. Ia menjelaskan bahwa pandangan negatif terhadap Bulan Safar adalah akibat dari superstitious beliefs yang tidak berdasarkan ajaran Islam yang benar.
Ibnu Qayyim Al-Jawziyyah: Ibnu Qayyim Al-Jawziyyah juga menegaskan bahwa tidak ada dasar dalam Islam untuk mengaitkan Bulan Safar dengan keburukan atau malapetaka. Pandangan-pandangan negatif tentang Bulan Safar harus dihindari.
Berdasarkan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan Hadis, serta keterangan ulama yang terkemuka, kita dapat menyimpulkan bahwa tidak ada keutamaan khusus atau keburukan dalam Bulan Safar dalam Islam. Pandangan negatif atau superstitious beliefs yang berkaitan dengan Bulan Safar harus dihindari, karena keyakinan dalam Islam adalah bahwa segala sesuatu tergantung pada kehendak Allah SWT. Sebagai umat Islam, kita harus menghindari berbagai bentuk bid'ah (inovasi agama) dan percaya bahwa hanya Allah SWT yang memiliki kendali penuh atas nasib kita.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
-
Moisturizer untuk Ibu Hamil Seperti Apa? Ini 5 Pilihan Produknya untuk Cerahkan Wajah
-
Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria
-
Sampah Kemasan Skincare hingga Paket Meningkat Akibat Tren Fast Beauty?
-
24 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Mei 2026: Awas Server Tutup, Amankan Dulu Kartu 117 Icon Oranye
-
Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota
-
Kata-kata Nathan Tjoe-A-On yang Sukses Bantu Willem II Promosi ke Eredivisie
-
Redmi Watch 6 Hadir di Indonesia: Smartwatch AMOLED 2,07 Inci, Siap Temani Gaya Hidup Aktif
-
Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal
-
Takbir Idul Adha Berlangsung Berapa Lama? Ini Hukumnya Menurut Para Ulama