Deli - Kementrian Pertanian RI buka suara terkait viralnya video aktifitas bongkar muat sapi hidup di salah satu pelabuhan di Indonesia. Kepala Cara bongkar muat sebagaimana terlihat dalam video viral tersebut tidak sesuai dengan prinsip kesejahteraan hewan dan UU NO 41/2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementrian Pertanian RI, Kuntoro Boga Andri di story akun Instagram @kementerianpertanian pada Jumat (17/6/2022) siang. Dikatakannya, Kementrian Pertanian RI menyayangkan kejadian tersebut karena tidak memerhatikan prinsip-prinsip kesejahteraan hewan atau animal welfare.
Selain itu juga tidak sesuai dengan aturan yang tertuang darlam UU RI No. 41/2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan. Untuk itu pihaknya mengimbau agar aktifitas bongkar muat hewan hidup di pelabuhan dapat menerapkan prinsip kesejahteraan hewan atau animal welfare.
"Dan kami mohonkan agar otoritas pelabuhan, instansi terkait dan pelaku usaha peternakan agar dapat menyiapkan sarana prasarana serta fasilitas bongkar muat ternak di pelabuhan yang sesuai prinsip kesejahteraan hewan sehingga kejadian serupa tidak terjadi kembali," katanya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah video memperlihatkan sejumlah sapi diangkat dari kapal ke truk pengangkut menggunakan crane. Video itu viral disebut sadis karena terlihat ada tali yang menjerat di leher sehingga sapi-sapi itu tergantung.
Di salah satu akun Instagram menulis keterangan dengan peringatan bahwa videonya mengandung gambar yang dapat mengganggu. 'Viral! Video Angkut Sapi Ternak 'Sadis' di Pelabuhan Diduga di Samarinda.
Terlihat video pengangkutan sapi ternak dengan cara yang sadis di pelabuhan. Ternak-ternak itu diangkut dengan cara diikat kepalanya dan diangkat menggunakan crane kapal menuju truk pengangkut. Metode pengangkutan ternak dalam video viral ini disebut-sebut tidak memenuhi ketentuan perundangan di UU Peternakan.
Akun @axelleonardus mengomentari, 'Gampang sih di lacak kalau @kementerianpertanian benar" mau usut. Setelah aku zoom tu plat mobilnya: KT 8786 BT setelah aku googling DR KT itu masuk Kalimantan Timur. Tinggal masuk ke kepolisian lacak DRnya tak ketemu identitas. Yok semangat @kementerianbumn'
Tag
Berita Terkait
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi
-
Sebelum Ikut Tren, Ketahui 5 Cara Mengolah Kimpul agar Aman Dikonsumsi
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?