Deli-Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) Medan mengakui jika bayi kembar siam asal Asahan Ratih dan Ririn kemungkinan besar tidak akan dilakukan operasi pemisahan.
Hal ini disampaikan Sekretaris Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSUP HAM dr Rizky Adriansyah MKed(Ped) SpA(K), Jumat (24/6/2022). "Belum dioperasi dan kemungkinan tidak dioperasi," ungkapnya.
Rizky menjelaskan, hal ini dilakukan karena dari hasil pemeriksaan, sejumlah organ kedua bayi malang itu ditemukan menyatu. Selain itu, sambung Rizky, bila pemisahan dilakukan, tentu dinilai sangat tidak etis.
"Karena misalnya dipisahkan (mereka) akan dalam kondisi cacat, sebab kakinya cuma satu pada masing masing bayi. Kemudian yang satu juga harus pakai kolostomi, karena lubang anusnya satu, jadi itu tentu kurang etis," jelasnya.
Oleh karena itu, Rizky menuturkan, pihaknya menyimpulkan sejauh ini pemisahan tidak dilakukan. "Sama dengan bayi kembar yang di Percut (ditangani sebelumnya) tidak kita pisah. Itu kita pulangkan juga," terangnya.
Menurut Rizky, yang perlu dilakukan saat ini adalah agar menyiapkan orang tua bayi kembar siam itu siap merawat bayinya dengan kondisi tersebut. Karenanya, imbuh dia, harus dilakukan edukasi untuk menyiapkan mental, fisik dan lainnya untuk merawat keduanya.
"Perawatan khusus dari medis tentu tumbuh kembangnya terus dipantau. Misalnya apakah perkembangannya sesuai dengan usianya atau tidak," ucapnya.
Namun, tambah Rizky, jika harus dievaluasi lagi terkait dipisah atau tidak, hal itu akan dilakukan saat usia Ratih dan Ririn menginjak satu tahun. "Itu pun apabila masih memungkinkan atau tidak," pungkasnya.
Baca Juga: Gubsu Kunjungi Bayi Kembar Siam asal Asahan Ratih dan Ririn di RSUP HAM
Tag
Berita Terkait
-
Gubsu Kunjungi Bayi Kembar Siam asal Asahan Ratih dan Ririn di RSUP HAM
-
Tim Dokter RSUP HAM Belum Pastikan Lakukan Operasi Pemisahan Bayi Kembar Asal Asahan
-
Kabar Terkini Bayi Kembar Siam Tiga Kaki Asal Asahan, Tim Dokter RSUP HAM Belum Pastikan Lakukan Operasi Pemisahan
-
Bayi Kembar Siam Tiga Kaki Lahir di Asahan, Dirujuk ke RSUP Adam Malik
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Lebih Indah dari Dialog di Film, Sheila Dara Janji Tetap Pilih Vidi Aldiano di 10 Ribu Kehidupan
-
Pemerintah Masih Kaji Batas Nikotin dan Tar Produk Tembakau
-
Kuartal I Nihil IPO, BEI Pede Perdagangan Saham Tetap Ngebut
-
Emiten SMRA Sulap 850 Hektare di Gading Serpong Jadi Kawasan Hunian Terpadu
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
5 Tips Membagi Waktu Kunjung ke Rumah Orang Tua dan Mertua saat Lebaran
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS