Deli.Suara.com - Kesal hanya karena sering diejek seorang pria berinisial AJ (35) emosi dan menusuk temannya NN (37) hingga terkapar di sebuah warung tuak di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).
Dalam kondisi terluka akibat tikaman di pinggangnya, korban yang merupakan warga Kecamatan Silimakuta Kabupaten Simalungun ini lalu dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Rachmat Aribowo menyampaikan pihaknya yang menerima informasi ini kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Terhadap pelaku penikaman sudah kita amankan," katanya ketika dikonfirmasi Suara Deli, Rabu (3/8/2022).
Rachmat menjelaskan kasus penganiayaan ini terjadi pada Minggu (31/7/2022) malam. Awalnya korban dan pelaku bertemu di warung tuak di lokasi kejadian.
"Dari keterangan saksi keduanya sempat berselisih paham sehingga bertengkar dan beradu mulut," ujarnya.
Cekcok semakin memanas hingga akhirnya pelaku mengambil sebilah belati dan menikamkannya ke bagian pinggang korban.
"Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bethesda di Kelurahan Saribudolok Kabupaten Simalungun untuk mendapatkan perawatan," kata Kasat.
Sedangkan pelaku, lanjut Rachmat menjelaskan setelah menikam korban lalu kabur ke Dairi. Polisi pun melakukan pengejaran kesana.
Baca Juga: Apple Perbolehkan Karyawan Lepas Masker
"Dalam menangani perkara tersebut, Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun mendapat informasi dan kordinasi bersama personel Polres Dairi bahwa pelaku berada disana dan kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku," katanya.
Usai diringkus, pelaku kemudian diboyong ke Polres Simalungun guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Dari pemeriksaan pelaku melakukan penikaman terhadap korban lantaran korban selalu mengejek dan mengancam terlapor sehingga terlapor merasa emosi," tukasnya.
Berita Terkait
-
Truk Bermuatan Kayu Jatuh ke Jurang di Sumut, Sopir Tewas Mengenaskan
-
Polisi Buru Pelaku Utama Penikaman yang Renggut Nyawa Pemuda di Belawan
-
Karyawati Tikam Lima Rekan hingga 1 Tewas, Toserba di Pekanbaru Digaris Polisi
-
Bentang Spanduk Raksasa di Danau Toba, Aktivis Tolak Penggundulan Hutan
-
Gegara Nongkrong di Warung, Suami Ngamuk Tikam Istri Pakai Pahat hingga Tewas
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?