Deli.Suara.com - Polisi melaksanakan patroli gabungan untuk mengantisipasi gangguan geng motor, balap liar serta kejahatan jalanan (curanmor, curas dan curat).
Patroli yang digelar melibatkan beberapa satuan tersebut dilakukan menyusul aksi segerombolan geng motor bersajam yang mengacung-acungkan klewang dan clurit, beberapa hari lalu.
"Ada satuan dari Samapta, Intel dan juga personel Reskrim yang melakukan patroli," ujar Kasubag Humas Polres Binjai Iptu Junaidi kepada Suara Deli, Selasa (9/8/2022) malam.
Junaidi mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk memberikan jaminan rasa aman, nyaman dan menghilangkan keresahan warga atas kejahatan jalanan.
"Patroli dilakukan dengan cara mobile dan stasioner mengitari Kota Binjai, terutama pada tempat atau jalan yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana kejahatan," sebutnya.
Dalam giat yang dipimpin Kasat Samapta itu, petugas mengamankan 4 unit sepeda motor tanpa plat, sepeda motor yang menggunakan knalpot blong dan sepeda motor tanpa dokumen yang sah.
"Seluruh barang bukti saat ini diamankan ke Sat Reskrim Polres Binjai guna penindakan dan penyelidikan lebih lanjut," sebutnya.
Junaidi memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkesinambungan, agar masyarakat Kota Binjai tenang beraktivitas, tanpa adanya gangguan.
Sebelumnya komplotan geng motor viral usai merampas sepeda motor yang sedang terparkir di konter Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Minggu (7/8/22) dini hari kemarin.
Baca Juga: Jadi Tersangka Kasus Brigadir J, Ferdy Sambo Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
Dalam kasus ini, polisi menangkap dua orang anggota geng motor yakni ZAY (18) warga Jalan Diponegoro, Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selatan dan RAH (21) warga Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara.
Berita Terkait
-
Bikin Resah, Warga Bakar Sepeda Motor Milik Geng Motor di Medan
-
Cipayung Plus Binjai Apresiasi Kapolri Terkait Penahanan Ferdy Sambo
-
Heboh Geng Motor di Binjai Pawai Bawa Klewang dan Clurit, Takuti dan Rampok Warga
-
Ngeri! Geng Motor Bersajam Konvoi dan Merampok di Binjai, 2 Pelaku Ditangkap
-
2 Sepeda Motor Tabrakan 'Laga Kambing' di Langkat, IRT Tewas Mengenaskan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku