Deli.Suara.com - Polisi mengimbau pengendara untuk tidak melalui ruas jalan menuju Kantor Wali Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis dan kantor DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (10/8/2022).
Pasalnya, saat ini terjadi penumpukan massa yang berunjuk di kantor Wali Kota Medan dan DPRD Sumut sehingga menyebabkan arus lalu lintas di lokasi mengalami kemacetan.
"Kami informasikan bahwa pada hari ini terjadi kepadatan arus yang mengarah ke Wisma Benteng dan Kantor Walikota Medan disebabkan karena adanya dua kelompok buruh (unjuk rasa)," kata Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar.
Ia mengatakan dua kelompok buruh berunjuk rasa di kantor Pemko Medan dan juga DPRD Sumut.
"Yang pertama di kantor DPRD Sumut sehingga kami melakukan penutupan, dan yang kedua di depan kantor Wali Kota Medan juga terjadi penumpukan massa sehingga memperlambat arus, dan kemudian situasi untuk Jalan Kapten Maulana Lubis terjadi pemadatan," ujarnya.
AKBP Sonny mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak melewati jalan tersebut untuk menghindari kemacetan.
"Sehingga kami imbau kepada seluruh warga Kota Medan bapak ibu, agar untuk sementara tidak melalui lajur atau jalur Kapten Maulana Lubis persis di depan Wisma Benteng dan Kantor Wali Kota," pungkasnya.
Dalam aksinya DPD dan DPC SPA-SPSI se-Sumatera Utara mengerahkan sekitar 500 orang dengan tuntutan yakni batalkan Undang-undang No. 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja beserta turunannya.
Tolak revisi UU No 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan Perundang-undangan.
Dan menuntut Walikota Medan agar mengganti Plt. Kadisnaker Kota Medan yang dinilai tidak proporsional dalam melaksanakan tugasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Buruh Gelar Aksi di Depan Gedung DPR, Berbaris Sambil Nyanyikan Lagu Pergerakan
-
Massa Demo Buruh Terus Berdatangan ke Depan Gedung DPR/MPR RI, Tuntut UU Ciptaker Dicabut
-
2 Tersangka Korupsi Dana Covid-19 Padangsidimpuan Segera Disidang
-
Gelar Demo Di DPR, Ratusan Buruh Tuntut Omnibus Law Cipta Kerja Dicabut
-
Panas Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Udara Mencapai 36 Derajat Celcius di Medan
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Pengemudi Ojol di Solo Rasakan Manfaat BHR Naik: Senang Banget, Terima Kasih Presiden Prabowo
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
3 Mobil Bekas Muat 8 Orang Buat Mudik Lebaran 2026 Cuma Rp 50 Jutaan, Cukup Mewah dan Anti Pegal
-
Isu Netanyahu Tewas Diserang Iran Viral, Muhammad Husein Soroti Kronologi dan Video yang Janggal
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Promo Indomaret Festival Ramadan: Sirup Banting Harga Jadi Rp7.500 Jelang Lebaran
-
IRGC Iran Fokus Incar Netanyahu, Menlu Araghchi Siap Negosiasi Negara Teluk
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Pelatih Borneo FC Akui Harus Peras Keringat Lebih Demi Kalahkan Persib Bandung