Deli.Suara.com - Seorang bocah laki-laki berinisial KA alias Rendi (9) ditemukan tewas di aliran Sungai Bingai Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Selasa (9/8/2022) kemarin.
Korban yang masih duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar (SD) ini diduga meninggal karena hanyut saat mandi di aliran Sungai Bingai.
"Korban ditemukan meninggal dunia sejauh 20 meter dari lokasi awal mandi-mandi," kata Kapolsek Binjai Barat AKP Siswanto Ginting kepada Suara Deli, Rabu (10/8/2022).
Ia mengatakan kejadian ini bermula ketika Selasa sore kemarin, korban pergi ke kawasan Pantai Roleks pinggiran Sungai Bingai dengan maksud menemani abang temannya mencari rumput untuk kambing.
"Sesampainya di lokasi korban dan temannya pergi ke sungai dan melihat air sungai jernih mereka berdua langsung mandi-mandi di sungai," kata Siswanto.
Nahas, saat asyik mandi-mandi kedua bocah ini malah terseret arus sungai.
"Teman korban mendapat pegangan kayu sehingga dapat tertolong, sedangkan korban hanyut terbawa arus sungai," ujarnya.
Kapolsek mengatakan tak lama berselang Tim SAR datang bersama personel Polsek Binjai Barat dan dilakukan pencarian disekitar tempat korban hanyut dan akhirnya menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.
"Saat ini korban sudah disemayamkan di rumah orang tuanya Jalan Sawi Binjai Barat," tukasnya.
Berita Terkait
-
Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Renang Medan, Begini Kronologinya
-
Bocah 4 tahun Tewas tenggelam di Taman Herbal Insani Depok, Berikut Kronologinya
-
Sepekan, Dua Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Galian Pasir Nongsa
-
Jumat Kelabu, 3 Bocah di Kabupaten Tegal Tewas Tenggelam Saat Main di Kali
-
Berenang dengan Temannya, Bocah 14 Tahun Tewas Tenggelam di Telaga Wotawati
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza