/
Rabu, 24 Agustus 2022 | 15:15 WIB
Ilustrasi virus Covid-19 (Foto: Istimewa)

Deli.Suara.com – Mungkin Anda merasa beruntung karena belum pernah tertular Covid-19. Bisa jadi itu karena Anda selalu memakai masker kemanapun pergi, atau rajin mencuci tangan.

Atau bisa juga sebenarnya pernah tertular tapi Anda tidak mengetahuinya. Kita cob cari tahu kira-kira apa penyebabnya.

Sebuah penelitian di Australia dengan sampel 100 ribu penduduk menunjukkan bahwa orang yang berusia antara 70 dan 79 tahun adalah mereka yang paling sedikit tertular Covid-19 dibandingkan dengan kelompok usia lainnya.

Kelompok kedua terendah adalah orang-orang yang berusia di atas 80 tahun dan kelompok ketiga adalah mereka yang berusia antara 60 hingga 69 tahun.

Dan anak-anak di bawah 10 tahun jadi kelompok umur dengan jumlah kasus terendah keempat.

Kelompok usia yang paling banyak tertular Covid-19 adalah mereka yang berumur 20 tahunan dengan jumlah kasus pria sebanyak 22.716 per 100 ribu orang dan perempuan 26.154 per 100 ribu orang.

Mereka yang berada dalam kategori “young adult” atau dewasa muda adalah kelompok yang paling lama menunggu bisa mendapat vaksin dan kebanyakan dari mereka bekerja di lingkungan berisiko tinggi seperti rumah sakit, supermarket, bar dan kafe.

Sudah hampir dua setengah tahun sejak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pertama kali menyatakan Covid-19 sebagai pandemi global.

Jadi, jika sampai sekarang Anda belum tertular Covid-19, kemungkinan besar ada faktor keberuntungan dibaliknya.

Baca Juga: Viral Video Sopir Truk Dimintai Uang Rp500 Ribu oleh Oknum Polisi di Anambas

Di Australia, ada setidaknya 9,5 juta kasus Covid-19 yang terkonfirmasi selama pandemi hingga saat ini. 

Sulit untuk mendapat angka pasti jumlah orang yang belum tertular Covid, tetapi dengan perkiraan populasi Australia sebesar 25,8 juta orang. Ini berarti masih banyak orang yang belum melaporkan sudah tertular Covid-19. 

Spesialis penyakit menular, Paul Griffin mengatakan meski ada faktor keberuntungan, tetapi masih ada alasan-alasan lainnya.

Ia mengatakan dari penelitian dan ditemukan orang dengan tingkat sel T memori yang lebih tinggi, yang diperoleh dari infeksi virus corona dalam bentuk penyakit lain, seperti flu biasa, lebih kecil kemungkinannya untuk tertular SARS-CoV-2. 

Dr Griffin mengatakan ada kemungkinan yang sangat tinggi jika sebenarnya Anda pernah terinfeksi Covid-19 tapi tidak mengetahuinya.

“Dalam beberapa penelitian, saat kami mengambil darah atau memiliki sukarelawan yang meneliti dan menguji antibodi, ditemukan sekitar setengah dari orang-orang dalam penelitian tersebut pernah tertular atau mungkin tidak tahu,” katanya.

Load More