Deli.Suara.com - Kawanan geng motor kembali membuat onar, Sabtu (27/8/2022) malam tadi, mereka terlibat bentrok dengan warga yang berada di Jalan Setia Budi Medan.
Dilansir dari SuaraSumut.id, pertikaian antara geng motor dengan warga di Medan ini juga tersebar dan menjadi viral di media sosial (Medsos).
Dilihat dari @medantalk, dalam tayangan yang beredar tampak, kawanan geng motor melakukan penyerangan kepada warga di seputaran perumahan yang berada di Jalan Setia Budi Medan.
Dalam video kawanan geng motor yang didominasi para remaja ini tampak melakukan penyerangan dengan meletuskan petasan ke arah warga. Meski begitu, warga beramai-ramai terus melakukan pengejaran terhadap geng motor yang sudah mengusik ketenangan warga.
Suara letusan petasan bercampur dengan suara teriakan amuk warga berpadu menambah situasi di lokasi semakin mencekam.
Dalam keributan itu ada anggota geng motor yang ditangkap warga langsung dan dihajar beramai-ramai.
Sontak saja begitu video ini beredar, warganet pun ramai memberikan komentar bernada heran, mengapa aksi geng motor yang meresahkan masyarakat ini seperti tak pernah usai.
"Gak abis-abis, entah apa yang diributkan, buat susah aja," kata warganet @aangxxx.
Sementara ada juga netizen yang mengaitkan maraknya geng motor di Medan karena minimnya lapangan pekerjaan.
Baca Juga: Penampakannya Buat Heboh Warga Mabar Kota Medan, Apa Itu Hantu Kuyang?
"Ketika pengangguran bertebaran, makanya pak buka Loker yang banyak, soalnya mereka nggak ada kerjaan," tulis @syaxxxxxx.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa ketika dikonfirmasi mengenai kejadian ini menjelaskan pihaknya telah turun ke lokasi untuk melakukan pembubaran sekaligus mengamankan sejumlah anggota geng motor.
"Ada sekitar sebelas orang yang diamankan," ujarnya.
Fathir mengatakan dari para anggota geng motor yang ditangkap pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti seperti senjata tajam, dan lainnya.
"Sebelas orang ini sedang menjalani pemeriksaan di Sat Reskrim Polrestabes Medan," tukasnya.
Berita Terkait
-
Bikin Merinding, Ular Sanca Berukuran Sedang Terjebak di Septic Tank Warga
-
Penampakannya Buat Heboh Warga Mabar Kota Medan, Apa Itu Hantu Kuyang?
-
Video Basuki Hadimuljono Bermain Drum Kawal Iwan Fals Bernyanyi Jadi Sorotan Netizen: Gak Ada Tandingannya
-
Video Pengemudi Ojol Semangat Narik Meski Atribut yang Dipakai Pudar dan Penuh Jahitan, Publik: Tuh Jaket Bawa Hoki
-
Carikan Istri Baru Buat Suaminya, Istri Pertama Mat Peci: Biar Lebih Bahagia
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar