/
Minggu, 28 Agustus 2022 | 15:31 WIB
Tangkapan gambar suasana di lokasi penampakan kuyang. (Istimewa)

Deli.Suara.com - Penampakan hantu kuyang membuat heboh masyarakat di Gang Bustami Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli.

Penampakan misterius makhluk gaib ini membuat orang bertanya-tanya, apa itu kuyang? Benarkah kuyang sering muncul di Kalimantan?

Dilansir dari suara.com, Minggu (28/8/2022), menurut mitologi masyarakat Kalimantan, sosok kuyang digambarkan sebagai seorang wanita yang dapat melepaskan kepala dari bagian manapun dari tubuhnya.

Kuyang biasa terbang bersama organ tubuhnya, seperti jantung, hati dan ginjal yang terlihat bersama kepala dengan rambut panjang yang menjuntai.

Tak hanya sosoknya yang menyeramkan, sifat dari kuyang pun membuat siapapun yang mendengarnya bergidik ngeri.

Pasalnya, kuyang digambarkan sebagai hantu yang suka menghisap darah bekas ibu melahirkan serta bayi yang baru saja dilahirkannya dengan dua gigi taring tajam di sisi kanan dan kiri mulutnya .

Konon, kuyang sendiri berasal dari seorang wanita yang menuntut ilmu hitam untuk mencapai kehidupan abadi. Pada siang hari, mereka akan terlihat seperti manusia normal yang berjubah hitam.

Namun, saat malam tiba kuyang akan menjadi makhluk penghisap darah yang mencari wanita yang tengah hamil besar untuk diusap perut dan diambil darahnya. Warga yang mengaku pernah melihat sosok kuyang menggambarkan kuyang seperti burung besar.

Meskipun begitu, rupanya kuyang dipercaya takut dengan bawang merah, cermin, pisau serta sisir. Oleh karena itu, salah satu budaya yang sering diterapkan masyarakat Kalimantan adalah meletakkan benda-benda tersebut di dekat seorang ibu yang baru saja melahirkan dan bayi mereka.

Baca Juga: Bank Sentral Indikasikan Penderitaan, Mengakibatkan Pasar Keuangan dan Emas Berpeluang Tertekan

Selain itu, kuyang juga dipercaya takut dengan tali ijuk karena bagian organ tubuhnya yang dapat tersangkut di sana. Berdasar kepercayaan tadi, tidak sedikit masyarakat Kalimantan yang memasangkan tali ijuk di dinding serta tembok rumah untuk mencegah kehadirannya.

Salah satu cara yang dipercaya dapat digunakan untuk membunuh kuyang yaitu dengan menemukan bagian bawah tubuhnya. 

Setelah itu, benda-benda tajam harus dimasukkan pada sambungan lehernya sehingga akan mencegah kuyang bersatu lagi dengan tubuhnya. Dengan begitu, maka kuyang akan perlahan mati karena lemas.

Lantas, bagaimana bisa kuyang yang konon katanya berasal dari Kalimantan, bisa berada di Medan? Tentu hal ini menjadi misteri.

Kuyang Bikin Geger Warga Mabar

Sebelumnya, malam horror dirasakan warga yang tinggal di Gang Bustami Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli Kota Medan.

Jumat (26/8/2022) malam kemarin, warga ramai berhamburan keluar rumah karena adanya penampakan yang disebut hantu kuyang, berterbangan dari pohon ke pohon di sekitar rumah warga.

Sontak, penampakan ini membuat warga sekitar terjaga hingga pagi hari, warga berkumpul di depan rumah, warung hingga ke jalan, takut kembali ke kamar.

Kejadian ini juga direkam oleh warga warga lewat kamera hp dan menyebarkan kejadian kemunculan hantu Kuyang ini ke media sosial (Medsos) dan menjadi viral.

Salah seorang saksi mata, Ika Kurnia (33) menjelaskan kemunculan ini pertama kali diketahui oleh anak-anak.

"Yang pertama kali nampak anak saya sama anak sebelah. Saya pikir cuma main-main saja. Kuyang adanya di Kalimantan, gak ada di sini," katanya seperti dilansir dari SuaraSumut.id, Sabtu (27/8/2022).

Ika menjelaskan karena penasaran dengan teriakan anak-anak, ia lantas keluar dari rumah untuk melihat apa yang terjadi.

Tak dinyana, mata ibu rumah tangga ini terbelalak tatkala melihat sesuatu bercahaya yang terbang dari atas pohon ke pohon lainnya.

"Pas saya tengok terbang dia. Saya langsung menjerit, ngeri sekali. Bentuknya seperti tengkorak rambutnya panjang, organnya seperti jantung hidup, bercahaya merah darah," kata Ika.

Jerit Ika pada malam hari, membuat geger warga sekitar yang langsung berhamburan keluar rumah. Wanita ini menuturkan warga yang lain juga ada yang menyaksikan kemunculan hantu kuyang.

Load More