/
Selasa, 13 September 2022 | 12:03 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menjumpai massa aksi ribuan Ojol di Medan. (Beni Nasution/Suara Deli)

Deli.Suara.com - Ribuan Ojek online (Ojol) yang tergabung pada Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (Godams), melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Selasa (13/9/2022) siang.

Mereka meminta orang nomor satu di Sumut ini menyampaikan ke pemerintah pusat untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Dalam aksi unjuk rasa itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pun datang menemui massa aksi. 

"Saya tahu kalian sulit, semua sulit. Saya tahu kalian berjuang dan berdoa. Tuntutan kalian akan saya bawa rapat ke pemerintah pusat," ucap Edy kepada para Godams. 

Dia mengimbau, kepada para Ojol agar melakukan aksi damai. Selain itu, menjaga ketertiban dan kenyaman pengguna jalan yang melintas.

"Untuk itu, saya melihat kalian dibutuhkan oleh banyak orang, segeralah melakukan aktifitas seperti biasa. Tuntutan ini akan saya lanjutkan ke pemerintah pusat,"tambahnya.

Sementara itu, Ketua Godams Agam Zubir menyatakan ada beberapa tuntutan yang mereka sampaikan kepada para pemerintah daerah maupun DPRD Sumut. Diantaranya tolak kenaikan BBM subsidi pertailite. 

"Karena kami merasa semakin terbebani, ditambah dengan bahan pokok pasti akan naik. Untuk itu, kami meminta revisi atas penyesuaian tarif baru untuk zona I Pulau Sumatera oleh Kemenhub," ucapnya. 

Selain itu, Agam bilang segera pemerintah merealisasikan payung hukum untuk legalisasi profesi ojek online Indonesia. Ditambah juga mendesak aplikator untuk menjaga stabilitas pasar dengan mengurangi berbagai potongan biaya aplikasi. 

Baca Juga: BMKG Pantau 18 Titik Panas di Sumut, Ini Lokasinya

"Serta cabut izin usaha aplikasi yang tidak patuh atas regulasi, ketetapan dan aturan pemerintah," tambahnya. 

Reporter: Beni Nasution

Load More