/
Selasa, 20 September 2022 | 15:01 WIB
Tangkapan layar massa aksi unjuk rasa di depan Pesantren di Sibolangit. (Istimewa)

Deli.Suara.com - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait beredarnya sebuah video mengatasnamakan warga menolak adanya Pesantren Tahfiz Quran di Sibolangit, Deli Serdang, lalu. 

"Masih lidik, sabar ya. Terima kasih," ucap Kapolsek Pancur Batu, Kompol Herianto Ginting dengan singkat, kepada Deli.Suara.com, Selasa (20/9/2022).

Sementara itu, sebagai pedamping pesantren, Ketua Forum Umat Islam (FUI) Sumut, Indra Suheri mengaku pasca viralnya video itu pihaknya telah ketemu dengan pihak kepolisian. 

"Pertemuan itu dengan dir intel Poldasu dan Kasat Intel Polrestabes Medan. Untuk kasus ini, polisi tegas karena ada memandang perbuatan hukum dan akan berjanji mengusut tuntas,"ucapnya.

Sambung Indra, hal ini terlihat kesungguhan polisi dari adanya pihak pengelola pesantren, Ustaz Fahri dimintai keterangan.

"Hanya saja anna (saya) bertanya langsung kepada beliau (Fahri), belum ada membut Laporan Polisi (LP) hanya sebatas keterangan. Belum ada proses hukum,"ucap Indra. 

Indra menyebutkan, FUI tetap mengawal kasus ini sampai tuntas, karena dianggap sudah melawan hukum. "Kami terus mengawal sampai tuntas," tukasnya.

Reporter : Beni Nasution

Baca Juga: Menkominfo Nilai Kehadiran UU PDP Picu Kebiasaan Baru di Masyarakat

Load More