/
Selasa, 20 September 2022 | 16:10 WIB
Rumah Guru terkena bom molotov di Deli Serdang. (Istimewa)

Deli.Suara.com - Polsek Pancur Batu masih melakukan penyeldikan terhadap rumah seorang guru sekolah dasar (SD), yang diduga dilempar bom molotov oleh Orang Tak Kenal (OTK) di Deli Serdang, Sabtu (17/9/2022) kemarin.

Motif pelemparan bom molotov itu belum diketahui secara pasti. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, mengingat kobaran api dalam sekejap berhasil dipadamkan penghuni rumah dibantu warga sekitar.

Kasusnya pun telah dilaporkan Joineri Kacaribu (36) Warga Dusun I Desa Namo Simpur selaku pemilik rumah ke Polsek Pancur Batu. Begitu terima laporan, Tim Reskrim Polsek Pancur Batu langsung melakukan penyelidikan dan olah TKP.

Untuk memudahkan proses penyelidikan, petugas memasang garis polisi (line police) di sekitar lokasi kejadian.

Sebelum kejadian, rumah tersebut ditempati oleh Reno Ginting (55) bersama saudaranya. Selagi tertidur pulas, Reno dan saudaranya itu terjaga dari tidurnya karena mendengar ada suara benda yang dilempar di teras rumah yang mereka tempati itu.

Saat membuka pintu depan rumah, mereka melihat ada bom molotov yang apinya masih menyala. Bahkan, kaca nako jendela rumah sudah pecah.

Seketika itu juga, Reno dan saudaranya berupaya memadamkan api hingga tidak berakibat fatal, lalu membuat laporan ke polisi.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Eriyanto Ginting ketika dikonfirmasi Suara Deli, Selasa (20/9/2022) siang menyampaikan kalau pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus ini.

"Masih kita selidiki ya," pungkasnya.

Baca Juga: Polisi Masih Selidiki Kasus Demo di Pesantren Sibolangit

Reporter: Beni Nasution 

Load More