/
Rabu, 28 September 2022 | 11:28 WIB
Salah seorang warga terpapar gas beracun dilarikan ke rumah sakit. (Instagram TKP Medan)

Deli.Suara.com -  Sebanyak 79 warga Mandailing Natal terpapar gas beracun yang diduga berasal dari PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power), Selasa (27/9/2022).

Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq membenarkan adanya warga terpapar gas beracun yang diduga berasal dari perusahaan pengelola gas tersebut.

"Ya benar, karena ada kegiatan dari perusahaan SMGP untuk uji alir sumur baru," ungkap Kapolres kepada Deli.Suara.com, saat dihubungi via seluler, Rabu (28/9/2022) pagi.

Akibat dari bocornya gas tersebut, AKBP Reza menyebutkan ada 79 orang yang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Penyabungan dan Rumah Sakit Permata Madina.

"Akibat terkena gas itu, warga mengeluh karena mual, pusing dan muntah-muntah. Ada juga 8 orang saat ini, sudah pulang ke rumah karena kondisinya membaik," ucapnya.

Kapolres Madina menyatakan, warga yang terpapar gas beracun itu berasal dari Desa Sibanggor Julu dan Sibanggor Tonga, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Madina.

"Ya, kami Polri melakukan penyelidikan,"u ucapnya terkait kasus perusahaan pengelola gas tersebut. 

Reporter : Beni Nasution

Baca Juga: Profil Roro Fitria, Artis yang Tengah Hadapi Sidang Perceraian Penuh Drama

Load More