/
Senin, 03 Oktober 2022 | 21:11 WIB
Nugroho Setiawan saat menangani pitch invander dalam laga Timnas Indonesia. (Twitter @veeola)

Mengutip dari laman resmi PSSI, Nugroho mengungkapkan, selama berkarir di dunia keamanan sepak bola, momen yang paling membuatnya senang ialah ketika melihat banyak keluarga, orang tua dan anak-anaknya, duduk di tribun stadion.

Sebenarnya, karir sebagai National Security Officer ini bukan merupakan cita-cita aslinya. Sebab, dia merupakan jebolan Sastra Rusia, Universitas Indonesia.

Nugroho justru suka di bidang seni, terutama bidang seni gambar, dan memiliki cita-cita menjadi seorang seniman.

Namun, dia mengaku tidak menyesal dengan langkah yang diambilnya meskipun harus menggugurkan cita-citanya tersebut.

Hobinya itu, memiliki kaitan dengan dunia keamanan sepak bola melalui ‘grand design’ perencanaan keamanan.

Dia memulai debut dan dipercaya menjadi seorang ‘security officer’ di Pelita Jaya di tahun 2008. Setelah bergabung setahun Nugroho kemudian bergabung dengan pengelola kompetisi liga sebagai seorang konsultan.

Pada saat itu, Nugroho kerap dilibatkan dalam pertandingan seremonial dan match yang memiliki status ‘high risk’.

Selain matang di dunia sepak bola, Nugroho juga seorang konsultan ahli di bidang manajemen pengamanan di beberapa perusahaan. Dari PLN, Sucofindo, dan perusahaan-perusahaan penyedia jasa keamanan lainnya.

Masih dari sumber yang sama, Nugroho menyampaikan, Indonesia masih harus bekerja keras untuk membangun dunia sepak bola sebagai sarana rekreasi dan hiburan. Pasalnya, aspek keamanan dalam pertandingan yang masih jauh dari kata standar. [BNS]

Baca Juga: Tiga Rumah Ambruk di Balikpapan, Asmar Bersama Keluarga Terpaksa Mengungsi

Load More