Deli.suara.com – Kerusakan ginjal tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa saja, namun ternyata juga bisa dialami anak-anak. Dikutip dari kemkes.co.id, ginjal merupakan organ vital dalam tubuh yang berfungsi sebagai organ ekskresi dalam tubuh yang berbentuk mirip kacang dan terletak dibelakang perut atau abdomen.
Diketahui ginjal terletak di kanan dan kiri tulang belakang, di bawah hati dan limpa. Karena pentingnya fungsi ginjal, maka penting untuk mengetahui kebiasaan apa saja yang bisa merusak ginjal, khususnya pada anak.
Melansir cnnindonesia.com dari berbagai sumber, berikut beberapa kebiasaan buruk merusak ginjal anak:
1. Terlalu banyak makan gula
Kadar gula darah di atas 180 mg/dl menyebabkan ginjal mengeluarkan gula dalam urine. Artinya, pada kondisi diabetes, kelebihan gula dapat menyebabkan kerusakan ginjal.
Jadi, orang tua disarankan untuk terlalu banyak memberikan makanan dan minuman manis pada anak agar ginjal tetap sehat.
2. Sering makan yang asin-asin
Sering menggunakan garam secara berlebihan dalam makanan dapat menimbulkan ancaman bagi ginjal. Mengonsumsi terlalu banyak makanan asin tak hanya menghasilkan beban natrium yang berlebihan, tetapi juga menyebabkan hipertensi.
3. Kurang minum air
Baca Juga: Kecewa Pada Lesti Kejora Cabut Laporan KDRT, Hotman Paris Singgung Keberanian Istri
Asupan air yang rendah juga merupakan salah satu alasan utama berkembangnya batu ginjal. Dehidrasi merupakan salah satu penyebab utama penyakit ginjal.
Faktanya, mengonsumsi jumlah air yang cukup dapat membantu ginjal mengeluarkan natrium dan racun dari tubuh. Biasakan anak untuk meminum air sebanyak 5 gelas untuk usia 1-3 tahun dan 6-7 gelas untuk anak usia 4-8 tahun.
4. Kurang tidur
Rendahnya kualitas tidur juga bisa memicu masalah pada ginjal. Tidur adalah waktu yang penting bagi ginjal untuk meregenerasi jaringan yang rusak.
Siklus tidur-bangun yang buruk tidak hanya merusak ginjal, tetapi juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan aterosklerosis, yang pada gilirannya dapat menyebabkan penurunan aliran darah ginjal.
Anjurkan anak untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup di malam hari yaitu 9-12 jam setiap malam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung