Deli.Suara.com - Tim Polsek Medan Area melakukan gelar perkara atas kasus percobaan pembakaran rumah, yang dilakukan oleh ST, di Jalan Seto Medan, Selasa (18/10/2022).
"Dia (ST) masih ditahan. Ini tim lagi melakukan gelar perkara di ruang Polrestabes untuk kasus ini," ungkap Kapolsek Medan Area, Kompol Sawangin kepada Deli.Suara.com.
Hanya saja, Kompol Sawangin mengaku sampai saat ini keluarga tak ada membuat laporan. Untuk itu, Polsek Medan Area akan melihat hasil gelar perkara tersebut.
"Ya, kita lihat gelar ini. Kalau keluarga minta dia dikembalikan, ya akan dipulangkan," tambahnya.
Saat menjumpai korban di Jalan Seto, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Area, tak ada satupun keluarga yang mau berbicara. Mereka tertutup untuk memberi keterangan lebih jauh dalam kasus perkara tersebut.
Diketahui, ST merupakan pelaku yang
diduga menganiaya adik dan ibunya. Bahkan, karena keadaan mabuk ia hendak membakar rumahnya.
Aksi pria mabuk ini mengamuk ini viral setelah videonya diamankan polisi usai membuat onar, beredar luas di media sosial (medsos).
"Pamitan pulak kau lagi," kata seorang wanita yang merekam pelaku saat dibawa polisi dalam video yang diunggah akun Instagram @tkpmedan.
Dalam narasinya pengunggah video menyampaikan kalau pria tersebut pulang ke rumah dalam keadaan mabuk lalu menganiaya ibu dan adiknya.
Baca Juga: Waspada! Gejala Awal Gagal Ginjal Misterius Pada Anak
"Pulang mabuk, seorang anak aniaya ibu dan adiknya, pelaku langsung diamankan Polsek Medan Area dan sempat dihakimi massa," demikian narasi dalam video.
Reporter : Beni Nasution
Berita Terkait
-
Pria Mabuk di Medan Ngamuk Aniaya Ibu dan Adik, Sempat Mau Bakar Rumah
-
Pulang Mabuk, Pria di Medan Ngamuk Nyaris Bakar Ibunya Hidup-hidup
-
Rumah Seorang Lansia di Sukabumi Rata dengan Tanah Dibakar Anaknya Sendiri
-
Ribut Gara-gara Warisan, Pria di Medan Terkapar Ditikam Adik Ipar
-
Astaga! Gara-gara Cinta Kandas di Tengah Jalan, Pria Asal Sragen Nekat Bakar Rumah Kekasihnya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari