Mereka menyarankan akupunktur memiliki efek anti-inflamasi. Pasien di kedua kelompok melaporkan hanya ketidaknyamanan ringan atau sedang dari perawatan jarum.
Di Indonesia sendiri, akupuntur sudah mulai banyak tersedia diberbagai daerah. Perkembangan pengobatan ini memang cepat, tidak hanya di Asia saja melainkan sampai eropa hingga amerika. Hal ini tidak lepas dari akupuntur yang efektif untuk mengobati penyakit. Jika Anda atau keluarga Anda sedang demam, mencoba akupuntur menjadi pilihan yang tepat.
Cara Tradisional Menurunkan Demam Anak dan Orang Dewasa
Ada beberapa caya yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan demam pada anak maupun orang dewasa.
* Minum lebih banyak air
Pada saat mengalami demam, seseorang akan kehilangan cairan yang banyak dan dehidrasi. Maka dari itu, penting untuk meminum air untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh pada saat demam. Dengan meninum air, seseorang akan merasa lebih segar dan bisa cepat sembuh dari demam.
* Istirahat
Perlu Anda ketahui, bahwa aktivitas akan meningkatkan suhu tubuh. Maka dari itu, Anda perlu beristirahat untuk memulihkan tubuh dan menurunkan demam. Pada saat demam, istirahat menjadi pilihan terbaik.
Obat tidak selalu diperlukan. Tidur yang cukup juga dapat membantu mendukung integritas sistem kekebalan Anda, sehingga tubuh Anda dapat melawan virus penyebab demam seperti pilek atau flu.
Baca Juga: 5 Alasan Mesti Pergi ke Natuna Untuk Berlibur, Bukan Cuma Alamnya yang Indah
* Pakai pakaian ringan
Saat Anda ingin meredakan demam, ada baiknya juga mengenakan pakaian yang ringan, karena pakaian yang lebih ringan dapat memiliki efek mendinginkan. Anda bisa memakai pakaian yang longgar sehingga suhu tubuh bisa menurun.
* Gunakan kain lembab
Cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan yakni menempatkan kain lembab di bagian dahi dan juga belakang leher. INi akan membantu Anda untuk menurunkan demam secara efektif. Tempatkan kain tersebut di area-area yang memiliki suhu tubuh terlalu panas, seperti ketiak atau yang lainnya. Jika Anda lakukan secara baik, tentu demam akan mereda.
Demikian pembahasan mengenai terapi akupuntur untuk menyembuhkan demam bagi anak-anak maupun orang dewasa, tanpa obat seperti paracetamol. [EB]
Berita Terkait
-
Kabar Jogja Hari Ini: RSUP Dr Sardjito Ungkap Penyebab Meninggalnya 6 Anak yang Gagal Ginjal Akut, Uang Rp80 Juta Raib
-
Wamenkes Ungkap 15 Obat Sirup di Indonesia Terkontaminasi Etilen Glikol, Biang Kerok Penyebab Gangguan Ginjal Akut Anak
-
Heboh Daftar Obat Sirup Mengandung Senyawa Berbahaya, Ini Kata Kemenkes
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Dituduh Terima Uang dari Hanania Travel, Anisa Rahma dan Suami: Kami Malah Bayar Rp100 Juta!
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya